JAKARTA, KOMPAS.com - Polsek Makasar menyatakan belum menerima laporan terkait dugaan pemerasan terhadap seorang pesepeda di Jalan Inspeksi Saluran Tarum Barat, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, yang videonya viral di media sosial.
Kapolsek Makasar Kompol Sumardi mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi setelah video tersebut beredar.
"Sampai saat ini belum ada konfirmasi buat laporan dan sudah dilakukan pengecekan di lokasi," kata Sumardi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (21/7/2026).
Sumardi mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara dan tidak mudah percaya kepada orang yang tidak bertanggung jawab.
Ia juga meminta warga segera melapor apabila menjadi korban atau mengetahui adanya tindak pidana.
"Siap tetap diimbau selalu hati-hati di jalan jangan mudah terprovokasi mudah percaya sama orang yang tidak bertanggung jawab," katanya.
Sebelumnya, sebuah video yang diunggah akun Instagram @info.jakartatimurr memperlihatkan seorang pesepeda berdebat dengan seorang pria yang diduga hendak melakukan pemerasan.
Dalam keterangan unggahan tersebut disebutkan, pria itu diduga berpura-pura menjadi korban kecelakaan setelah mengaku tertabrak sepeda saat melintas di Jalan Inspeksi Saluran Tarum Barat.
Pria tersebut kemudian menyalahkan pesepeda dan mengklaim dirinya menjadi korban kecelakaan.
Adu mulut pun sempat terjadi.
Dalam video itu, pria yang diduga pelaku beberapa kali menunjuk ke arah pesepeda sambil menuduh korban lalai saat berkendara.
"Viral di media sosial video dugaan aksi pemerasan dengan modus berpura-pura menjadi korban kecelakaan di kawasan Kalimalang (BKT), tepatnya di Jl Inspeksi Saluran Tarum Barat, Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur," tulis keterangan akun @info.jakartatimurr.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang