Akun WhatsApp Ditinjau usai Kirim Pesan ke Nomor yang Tak Disimpan, Bagaimana Aturannya?

Akun WhatsApp Ditinjau usai Kirim Pesan ke Nomor yang Tak Disimpan, Bagaimana Aturannya?

KOMPAS.com - Sebuah unggahan di media sosial Threads yang menceritakan akun WhatsApp diblokir usai mengirim pesan ke nomor lain ramai diperbincangkan warganet.

Sebelumnya, seorang pengguna Threads mengaku akun WhatsApp Business miliknya ditinjau setelah mengirim pesan ke nomor yang belum tersimpan di daftar kontak.

Ia mempertanyakan kebijakan tersebut karena menurutnya, menghubungi nomor baru merupakan hal biasa, terutama untuk urusan pekerjaan, meski nomor penerima belum disimpan terlebih dahulu.

Ia juga menyertakan tangkapan layar antarmuka WhatsApp yang menampilkan keterangan pengguna diingatkan untuk tidak mengirim pesan yang tidak diminta kepada orang yang belum dikenal, terutama menggunakan daftar kontak yang bukan miliknya.

Lantas bagaimana sebenarnya aturan WhatsApp soal nomor kontak yang tidak disimpan ini?

Sistem otomatis pendeteksi spam

Dalam halaman panduan perpesanannya, WhatsApp menjelaskan bahwa platformnya memiliki sistem otomatis untuk mendeteksi aktivitas yang dianggap sebagai spam atau pesan yang tidak diinginkan.

Sistem tersebut dapat meninjau hingga memblokir akun apabila ditemukan pola aktivitas tertentu.

Tampilan antarmuka WhatsApp akun sedang ditinjau.
Tampilan antarmuka WhatsApp akun sedang ditinjau.

Kemungkinan besar, salah satu pemicu peninjauan akun tersebut adalah ketika penerima pesan melaporkan (report) pesan yang diterimanya.

Selain itu, akun juga dapat ditinjau apabila pola pengiriman pesan menyerupai bulk messaging atau pengiriman pesan massal yang tidak diminta.

"WhatsApp memiliki sistem perlindungan otomatis terhadap aktivitas yang terdeteksi sebagai spam atau pesan yang tidak diinginkan," demikian keterangan WhatsApp di situs resminya.

Perusahaan juga menjelaskan bahwa sistemnya dapat mengambil tindakan apabila aktivitas pengguna dinilai mencurigakan oleh sistem otomatis, meski tidak merinci indikator teknis yang digunakan.

Dengan kata lain, pemblokiran tidak hanya dipicu oleh satu faktor, melainkan dapat dipengaruhi kombinasi laporan dari penerima, pola pengiriman pesan, hingga hasil deteksi sistem keamanan WhatsApp.

WhatsApp selama ini memang menerapkan berbagai mekanisme untuk membatasi penyalahgunaan layanan, termasuk pengiriman pesan massal yang menyerupai spam.

Pengguna yang merasa akunnya diblokir dapat mengajukan peninjauan (review) melalui aplikasi sesuai prosedur yang disediakan WhatsAp

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang