Komunitas Lari Bali Diduga Diskriminasi dan Rasis ke WNI

Komunitas Lari Bali Diduga Diskriminasi dan Rasis ke WNI

Jakarta, IDN Times - Sebuah komunitas lari di Canggu, Bali, menjadi sorotan setelah diduga membatasi peserta berdasarkan kewarganegaraan. Warga negara Indonesia (WNI) disebut ditolak bergabung, sementara warga negara asing tetap diperbolehkan mengikuti kegiatan tersebut.

Polemik itu memicu kritik dari warganet maupun sesama ekspatriat. Publik juga mendesak penyelenggara memberikan klarifikasi serta meminta pemerintah memeriksa aturan peserta, perizinan acara, dan legalitas penggunaan fasilitas publik.

Entourage Bali akhirnya meminta maaf setelah kegiatan Silent Disco Run di Canggu menjadi sorotan karena diduga membatasi peserta WNI. Penyelenggara mengakui terjadi kesalahan pada sistem persetujuan otomatis yang membuat sebagian nomor telepon Indonesia tertolak.

"Pertama dan terpenting, kami sangat menyesal atas orang-orang yang tersinggung dan terluka, dan kami tidak pernah bermaksud untuk tidak menghormati atau melakukan diskriminasi terhadap siapa pun," tulis Entourage dalam klarifikasinya dikutip Jumat (24/7/2026).