Usai Bocah Tewas Terjatuh ke Lubang, Legislator Desak Seluruh Proyek Pemprov DKI Diaudit

Usai Bocah Tewas Terjatuh ke Lubang, Legislator Desak Seluruh Proyek Pemprov DKI Diaudit

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, mendesak Inspektorat DKI Jakarta segera mengaudit kepatuhan terhadap standar keselamatan seluruh proyek Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Desakan itu disampaikan menyusul tewasnya seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun yang terperosok ke lubang proyek di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

"Saya meminta Inspektorat DKI melakukan audit kepatuhan terhadap standar keselamatan seluruh proyek yang berada di bawah koordinasi Pemprov DKI, sehingga kejadian serupa tidak terulang di lokasi lain," kata Kevin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/7/2026).

Ia menambahkan, belasungkawa dan pendampingan keluarga korban adalah kewajiban bagi pemerintah, tetapi harus disertai evaluasi keamanan.

Ia pun merespons pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mempersilakan pihak keluarga korban menempuh jalur hukum.

Menurut dia, hal tersebut merupakan langkah yang wajar dan patut dihormati sebagai bagian dari negara hukum.

"Dalam negara hukum, siapa pun berhak mencari keadilan melalui mekanisme hukum apabila merasa dirugikan, dan pemerintah harus menghormati proses tersebut," jelasnya.

Namun, Kevin menggarisbawahi bahwa evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan proyek-proyek di Jakarta jauh lebih mendesak untuk segera dilakukan.

Evaluasi ini penting agar tidak ada lagi nyawa warga, khususnya anak-anak, yang melayang akibat minimnya standar keamanan proyek.

Menurut dia, evaluasi harus menyeluruh terhadap proyek-proyek yang dikerjakan Pemprov DKI, termasuk yang melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).

"Area proyek wajib memiliki pagar pengaman yang memadai, rambu peringatan yang jelas, pencahayaan yang cukup, serta pengawasan yang ketat agar tidak membahayakan masyarakat, terutama anak-anak," ungkap Kevin.

Ia juga meminta agar investigasi yang tengah dilakukan Polsek Tebet terhadap peristiwa ini berjalan objektif dan transparan.

Menurut dia, jika terbukti ada unsur kelalaian pemerintah ataupun pelaksana, pihak yang bertanggung jawab harus dituntut untuk diproses secara hukum.

"Pembangunan memang harus terus berjalan, tetapi jangan sampai mengorbankan keselamatan warga. Tidak boleh ada satu pun proyek yang mengabaikan aspek keamanan karena nyawa manusia jauh lebih berharga daripada target penyelesaian pekerjaan," tutur Kevin.

Balita Tewas Masuk Galian

Sebelumnya diberitakan, seorang bocah terperosok ke lubang proyek pembangunan Lapangan Multifungsi Taman RW 04, Jalan Manggarai Utara II, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 23.40 WIB.

Nikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS

Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.