tirto.id - Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan angkutan barang terjadi di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, tepatnya di Kilometer (KM) 46+500 B arah Jakarta, Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. Insiden tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas hingga proses evakuasi berlangsung selama lebih dari delapan jam.
Pelaksana Tugas (Pgs.) Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Dary Achmad Budi, mengatakan kecelakaan melibatkan dua truk wingbox dan satu truk trailer yang melaju dari arah Cikampek menuju Jakarta.
Berdasarkan hasil identifikasi awal petugas di lapangan, dua kendaraan pertama melaju di lajur berbeda. Truk pertama berada di lajur 2, sedangkan truk kedua melaju di lajur 3. Sementara itu, truk trailer yang berada di belakang diduga gagal mengantisipasi kondisi lalu lintas di depannya.
"Truk trailer yang melaju di lajur 3 diduga kurang mengantisipasi kondisi lalu lintas di depannya sehingga menabrak kendaraan pertama yang berada di lajur 2. Setelah terjadi benturan, pengemudi membanting setir ke kanan dan kembali menabrak kendaraan kedua yang berada di lajur 3," ujar Dary dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu(4/7/2026).
Akibat benturan tersebut, posisi akhir dua truk wingbox berada dalam kondisi normal menghadap ke arah Jakarta di lajur 2. Sedangkan truk trailer berhenti di lajur 3 dengan posisi kendaraan tetap menghadap ke arah yang sama.
“Berdasarkan informasi dari petugas di lapangan, kendaraan 1 (KR1) melaju di lajur 2 dan kendaraan 2 (KR2) melaju di lajur 3. Selanjutnya, kendaraan 3 (KR3) yang melaju di lajur 3 diduga kurang mengantisipasi kondisi lalu lintas di depannya sehingga menabrak KR1 yang berada di lajur 2," kata Dary.
"Setelah terjadi benturan, pengemudi KR3 membanting setir ke kanan dan kembali menabrak KR2 yang berada di lajur 3. Posisi akhir KR1 dan KR2 berada dalam kondisi normal menghadap ke arah barat di lajur 2, sedangkan KR3 berada dalam kondisi normal menghadap ke arah barat di lajur 3,” jelas Dary.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut menyebabkan seorang korban mengalami luka ringan. Korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Deltamas untuk memperoleh penanganan medis.
Petugas layanan jalan tol bergerak melakukan penanganan sesaat setelah menerima laporan kejadian. Proses evakuasi kendaraan dan pengamanan lokasi dilakukan hingga pukul 20.15 WIB. Setelah seluruh kendaraan berhasil dipindahkan, seluruh lajur kembali dapat dilalui meski arus lalu lintas masih dalam tahap normalisasi.
Penanganan lebih lanjut terhadap penyebab kecelakaan lantas dilanjutkan oleh Patroli Jalan Raya (PJR) Wilayah Jawa Barat.
Lamanya proses evakuasi membuat arus kendaraan di salah satu ruas tol tersibuk di Indonesia itu sempat mengalami kepadatan. Petugas melakukan pengaturan lalu lintas selama proses pemindahan kendaraan berlangsung agar gangguan terhadap pengguna jalan dapat diminimalkan.
Oleh karena itu, Jasamarga Transjawa Tol menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.
“JTT memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kejadian ini,” kata Dary.
Perseroan juga mengingatkan para pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara, termasuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan tidak memaksakan diri mengemudi ketika lelah.
"Hubungi One Call Center 24 jam Jasa Marga di nomor 133 dan aplikasi Travoy untuk pengguna iOS dan Android jika butuh bantuan dan informasi seputar jalan tol milik Jasa Marga Group,” tutupnya.
tirto.id - Flash News