5 Tipe Penumpang KRL yang Suka Bikin Kesal, Kamu yang Mana?

5 Tipe Penumpang KRL yang Suka Bikin Kesal, Kamu yang Mana?

unsplash.com/madeleine ragsdale
  • Lima tipe penumpang KRL yang sering bikin kesal, mulai dari yang pura-pura tidak melihat hingga yang berperilaku cabul.

  • Dijelaskan perilaku mengganggu seperti orangtua abai pada anak, penumpang berbau badan, dan mereka yang berisik di dalam gerbong.

  • Tulisan menyoroti pentingnya menjaga etika dan kenyamanan bersama saat menggunakan transportasi umum seperti KRL.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

KRL atau kereta api listrik menjadi salah satu transportasi favorit banyak orang. Dengan menggunakan transportasi jenis ini, kita bisa menempuh jarak jauh dalam waktu relatif singkat. Tidak heran jika KRL selalu penuh oleh penumpang terutama di jam berangkat dan pulang kerja.

Meski KRL di Indonesia saat ini sangat nyaman, kadang ada saja penumpang rese yang membuat kita terganggu bahkan naik darah. Siapa saja mereka?

Table of Content

1. Si tukang pura-pura

west-info.eu
west-info.eu

Pernah gak kamu naik KRL, lalu di pertengahan jalan ada orangtua atau ibu hamil masuk dan enggak kebagian tempat duduk? Jawabannya pasti sering. Ironisnya, bukannya berdiri dan mempersilakan duduk, banyak penumpang yang lebih memilih untuk bersikap masa bodoh bahkan berpura-pura tidak melihat padahal mereka duduk tidak jauh dari orang tua tersebut.

2. Orangtua yang masa bodo

stiriutile.ro
stiriutile.ro

Saat naik kereta, tidak jarang kita melihat orangtua bersama anaknya. Sebenarnya penumpang tipe ini tidak menyebalkan dengan catatan si ibu bisa menjaga anaknya dengan baik. Yang namanya anak-anak, kadang enggak mau diam. Sayangnya di saat si anak sibuk lari kesana-kemari, naik-naik ke kursi, atau teriak-teriak, bukannya peduli, orangtua justru malah sibuk sendiri dengan smartphone-nya sendiri.

3. Penumpang cabul

unsplash.com/ Oleg Sergeichik
unsplash.com/ Oleg Sergeichik

Ini nih tipe penumpang yang wajib diwaspadai, terutama oleh kaum hawa. Selain mengeluarkan kata-kata yang tidak senonoh, penumpang cabul bahkan nekat menyentuh area pribadi dari penumpang lain. Biasanya, orang macam ini paling sering muncul di saat kereta sedang ramai terutama di jam pulang kantor.

Di momen seperti ini, suasana kereta yang penuh dengan para pekerja yang lelah membuat penumpang lain tidak terlalu memperhatikan keadaan sekitarnya. Alhasil penumpang cabul bisa dengan leluasa melancarkan aksinya. Nah agar kamu enggak jadi korbannya, akan lebih baik jika kamu menggunakan gerbong khusus wanita.

Bahkan jika kamu harus berdiri selama perjalanan, tapi setidaknya kamu akan jadi lebih aman.

4. Si jorok yang jarang mandi

presnyavmo.ru
presnyavmo.ru

Meski gerbong kereta api dilengkapi pendingin ruangan, tidak menjamin kereta api bebas dari aroma tidak sedap. Biasanya aroma ini muncul dari keringat penumpang yang bau badan. Memang sih, tidak semua penumpang menciumnya tapi tetap saja bau badan yang tidak enak akan mengganggu penumpang yang berada di dekat kita.

Jadi untuk kamu yang jarang mandi, mulai sekarang biasakan untuk mandi paling tidak sebelum bepergian dengan kereta agar tidak diprotes oleh penumpang lain di sekitarmu.

5. Penumpang yang berisik

freepik.com
freepik.com

Di dalam kereta, tidak jarang kita menemukan penumpang yang berisik. Entah itu mengobrol terlalu keras, menyalakan musik terlalu kencang, atau bahkan menonton YouTube tanpa menggunakan headset. Padahal pihak KRL sendiri juga sudah mengingatkan agar penumpang tetap tenang selama dalam perjalanan.

Bukan berarti kita tidak boleh bicara atau mendengarkan musik lho. Hanya saja musik atau suara yang terlalu keras akan mengganggu kenyamanan penumpang lain.

Itu dia lima tipe penumpang KRL yang bikin kesel. Semoga kamu bukan salah satunya ya!

FAQ seputar Tipe Penumpang KRL yang Suka Bikin Kesal

Mengapa banyak penumpang KRL yang berpura-pura tidak melihat saat ada ibu hamil atau lansia?

Hal ini biasanya dipicu oleh sikap masa bodoh atau kelelahan setelah beraktivitas. Penumpang tersebut sengaja berpura-pura tidur atau fokus ke ponsel mereka agar tidak perlu memberikan kursi kosongnya kepada yang lebih membutuhkan.

Bagaimana cara menyikapi orang tua yang membiarkan anaknya mengganggu kenyamanan di dalam gerbong KRL?

Jika dirasa sudah sangat mengganggu kenyamanan bersama, Anda bisa menegur orang tuanya secara sopan atau melaporkan situasi tersebut kepada petugas pengawal kereta (Walka) yang sedang berjaga di dalam gerbong.

Apa yang harus dilakukan jika kita melihat atau mengalami tindakan pelecehan dari penumpang cabul?

Jangan takut untuk berteriak atau menegur pelaku secara langsung demi memancing perhatian penumpang lain. Setelah itu, segera laporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan KRL di gerbong terdekat agar pelaku bisa langsung diamankan.

Mengapa bau badan penumpang lain bisa menjadi masalah besar di dalam KRL?

Meskipun seluruh gerbong KRL sudah dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC), sirkulasi udara yang tertutup di ruang padat akan membuat aroma tidak sedap dari keringat menyebar dengan cepat dan mengganggu kenyamanan penumpang di sekitarnya.

Apakah ada aturan resmi mengenai larangan berisik atau berbicara di dalam KRL?

Ya, pihak KRL secara rutin mengimbau para penumpang untuk menjaga ketenangan selama perjalanan. Hal ini termasuk larangan berbicara terlalu keras, mengobrol secara berkelompok, serta larangan menyalakan musik atau video tanpa menggunakan headset.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.