Menjelang pertandingan Piala Dunia... Militão melontarkan peringatan mendesak kepada Brasil
Bek Brasil, Éder Militão, melontarkan peringatan keras kepada rekan-rekannya di tim nasional Brasil, meminta mereka bersiap menghadapi ujian yang sesungguhnya dan sulit melawan tim nasional Jepang, dalam laga yang dinantikan antara kedua tim pada Senin mendatang di kota Houston, Amerika Serikat, dalam rangka babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Bek Real Madrid asal Spanyol ini, yang secara resmi absen dari skuad Seleção di Piala Dunia kali ini akibat cedera otot paha belakang, menyaksikan dari bangku cadangan kekalahan mengejutkan yang dialami Brasil dari Jepang dengan skor 3-2 dalam laga persahabatan di Tokyo pada Oktober lalu, pertandingan yang menandai kemenangan pertama “Samurai” dalam sejarah pertemuan kedua tim, sebelum Jepang melanjutkan kejutan mereka dengan mengalahkan Inggris (1-0) di kandang mereka, Wembley, pada Maret lalu.
Bintang Brasil tersebut mengungkapkan kekagumannya yang besar terhadap perkembangan Jepang, seperti dilansir situs ESPN: “Saya rasa Jepang sedang menjalani tahun-tahun terbaiknya sepanjang masa, dan mereka sedang melewati salah satu periode paling gemilang dalam sejarah mereka, baik dari segi sistem tim secara keseluruhan maupun keterampilan individu para pemain. Mereka berhasil menyatukan tim, berkembang secara luar biasa selama bertahun-tahun, dan kini membuktikan di Piala Dunia bahwa mereka benar-benar berada di tengah persaingan.”
Pernyataan Militão ini muncul setelah Samurai Biru berhasil mengamankan posisi runner-up di Grup F di belakang Belanda, sehingga lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Skuad asuhan pelatih Hajime Moriyasu menunjukkan fleksibilitas taktis dan semangat juang yang tinggi di Piala Dunia ini; mereka dua kali membalikkan ketertinggalan untuk meraih hasil imbang yang menegangkan melawan Belanda (2-2) pada laga pembuka, sebelum menghancurkan Tunisia dengan skor 4-0, lalu kembali bermain imbang melawan Swedia (1-1) pada Kamis kemarin.
Gaya permainan dinamis yang didasarkan pada kecepatan luar biasa dalam transisi serangan inilah yang paling mengkhawatirkan bek Real Madrid tersebut, yang menambahkan peringatannya: “Kita harus sangat berhati-hati dan waspada, karena mereka tidak pernah berhenti berlari, dan jika diberi kesempatan untuk melancarkan serangan mematikan, mereka tidak akan ragu. Mereka memiliki disiplin taktis yang sangat baik, dan memiliki pemain-pemain yang berjuang habis-habisan di lapangan.”
Meskipun ada kekhawatiran akan ancaman dari Jepang, Militão tampak optimis dengan peluang para penari Samba untuk melaju jauh di Piala Dunia ini, terutama karena Brasil—sama seperti Jepang—berhasil mencetak 7 gol selama babak penyisihan grup, namun gawang mereka hanya kebobolan satu gol.
Brasil lolos sebagai juara Grup C setelah meraih kemenangan telak atas Skotlandia dengan skor 3-0, yang disusul kemenangan serupa atas Haiti (3-0), serta hasil imbang pada laga pembuka melawan Maroko (1-1). Hal ini membuat Militão menutup pernyataannya dengan nada optimisme yang jelas, seraya mengatakan: “Saya sangat yakin, karena kami menunjukkan perkembangan yang signifikan di setiap pertandingan yang kami jalani, dan kami memiliki semua elemen yang diperlukan untuk meraih hasil positif dan melewati rintangan Jepang.”