Pelatih Tim Nasional Sepak Bola Pria AS (USMNT), Mauricio Pochettino, dilaporkan ditawari perpanjangan kontrak hingga Piala Dunia 2030

Pelatih Tim Nasional Sepak Bola Pria AS (USMNT), Mauricio Pochettino, dilaporkan ditawari perpanjangan kontrak hingga Piala Dunia 2030

Menurut laporan, Asosiasi Sepak Bola AS (U.S. Soccer) telah menawarkan kontrak baru kepada Mauricio Pochettino yang memungkinkan sang manajer tetap memimpin tim selama empat tahun ke depan. Penawaran kontrak tersebut diajukan menjelang Piala Dunia 2026. Kontrak Pochettino saat ini akan berakhir pada akhir turnamen tersebut, dan ia telah menyatakan kesediaannya untuk tetap bertahan asalkan kondisi yang tepat terpenuhi.

  • Inter Miami CF v Atlanta United
    Getty Images Sport

    Diskusi yang sedang berlangsung

    Pochettino secara terbuka mengakui bahwa ia tertarik untuk menjalani masa jabatan kedua sebagai pelatih timnas AS. Ia berulang kali menyinggung kemungkinan untuk tetap bertahan, dan mengatakan kepada wartawan bahwa ia telah menolak tawaran dari klub-klub lain karena komitmennya terhadap AS.

    "Saat saya berada di klub-klub lain, saya selalu berkomitmen. Tentu saja, ada saat-saat ketika orang-orang menghubungi saya. Saya pernah mengalami hal ini saat masih di Tottenham, dan saya menerima tawaran serta berbicara dengan mereka untuk mengatakan, 'Saya menghormati kontrak saya dengan Tottenham'. Bagi saya, itulah cara kami bertindak... Ketika pendekatan seperti ini datang, saya tidak mendengarkannya, dan perwakilan saya juga tidak mendengarkannya sampai setelah Piala Dunia. Mungkin setelah Piala Dunia, ada juga kemungkinan untuk tetap bersama federasi. Mungkin mereka tertarik pada kami atau tidak, tapi itulah komitmen saya," katanya setelah dilaporkan bahwa raksasa Italia, Milan, sedang berupaya mendatangkannya sebagai pelatih kepala baru mereka.

    CEO U.S. Soccer, JT Batson, menegaskan bahwa pembicaraan mengenai kemungkinan perpanjangan kontrak telah berlangsung.

    "Kami telah melakukan sejumlah diskusi yang sangat panjang mengenai seperti apa empat tahun ke depan," kata CEO U.S. Soccer. "Kami bersemangat, dan mereka juga bersemangat, tetapi, tentu saja, kami harus fokus pada musim panas ini dan itulah yang sedang kami lakukan."

  • USA Training And Press Conference - FIFA World Cup 2026
    Getty Images Sport

    Tawaran pekerjaan yang konkret

    Meski demikian, menurut The Athletic, Federasi Sepak Bola AS (U.S. Soccer) telah mengajukan proposal konkret kepada Pochettino sebelum Piala Dunia yang berpotensi mempertahankannya sebagai pelatih kepala hingga tahun 2030. Kedua belah pihak dilaporkan sepakat untuk menunda negosiasi selama turnamen berlangsung, dengan pemahaman bahwa performa AS di Piala Dunia dapat memengaruhi cara Pochettino memandang masa depan program tersebut.

    Dan jika penampilan yang kuat akan mengarah pada perpanjangan kontrak, maka Pochettino tampaknya telah memenuhi syarat tersebut sejak dini. Timnas AS memenangkan dua pertandingan pertama mereka di fase grup dan mengamankan posisi teratas di Grup D sebelum pertandingan ketiga mereka—kekalahan yang memilukan di masa tambahan waktu melawan Turkiye di Los Angeles (Pochettino menurunkan tim yang sebagian besar terdiri dari pemain cadangan).

  • USA v Paraguay: Group D - FIFA World Cup 2026
    Getty Images Sport

    Pilihan klub semakin menipis

    Awalnya diasumsikan bahwa akan ada banyak tawaran pekerjaan di klub yang tersedia bagi pelatih asal Argentina ini pada musim panas ini. Dia dilaporkan telah melakukan pembicaraan dengan Brentford tahun lalu, dan minat dari Milan pun nyata. Namun, dengan posisi tersebut kini telah terisi, dan posisi-posisi lain juga sudah ditentukan, daftar calon posisi baru bagi Pochettino semakin menipis — meskipun masih ada minat yang terus berlanjut dari berbagai pihak.

    "Dalam hampir dua tahun terakhir, kami telah menerima begitu banyak tawaran, dan kami selalu mengatakan bahwa kami akan menyelesaikan kontrak ini pada bulan Juli setelah Piala Dunia," kata Pochettino. "Tentu saja, kami telah didekati. Saya tidak akan berbohong kepada Anda. Tentu saja, saya telah bertemu dengan beberapa orang dari klub-klub berbeda, tetapi itu hanyalah percakapan biasa karena kami memiliki teman-teman di dunia sepak bola. Kami memiliki teman di mana-mana, dan perwakilan saya bekerja untuk saya guna mencari peluang terbaik untuk masa depan. Itu hal yang wajar. Hal itu wajar bagi semua rekan saya. Ada banyak contoh orang yang masih terikat kontrak di klub-klub berbeda yang bertemu dan berbincang dengan orang lain."

  • Mauricio Pochettino USMNT 2026
    Getty Images

    Piala Dunia yang gemilang — dan masa depan yang menjanjikan

    Sementara itu, perjalanan AS di Piala Dunia tampaknya mulai mendapatkan momentum yang kuat. Mereka akan berhadapan dengan Bosnia dan Herzegovina di babak 32 besar, dan tampaknya berada di bagian undian yang relatif mudah. AS baru memenangkan satu pertandingan sistem gugur dalam sejarah modern, dan melihat performa saat ini, ada peluang besar bahwa AS bisa memecahkan rekor tersebut hanya dalam turnamen ini saja.

    Ada juga turnamen-turnamen lain yang patut dinantikan. AS dilaporkan sedang dalam proses untuk menjadi tuan rumah Copa America 2028, sementara Olimpiade 2030 akan diselenggarakan di Los Angeles — satu bulan setelah berakhirnya Piala Dunia.