BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung dipastikan merombak staf kepelatihan usai Miro Petric sosok pelatih fisik resmi berpisah.
Perpisahan Miro Petric diumumkan Persib pada Jumat (26/6/206), ia adalah figur di balik bugarnya stamina penggawa Maung Bandung hingga bisa memenangkan tiga gelar liga tiga musim beruntun.
Bos Persib Adhitia Putra Herawan mengapresiasi dedikasi, profesionalisme, dan kedisiplinan Miro selama membesut tim bersama juru taktik Bojan Hodak.
“Miro telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi perjalanan Persib dalam beberapa musim terakhir. Dengan dedikasi, disiplin, dan profesionalismenya, ia membantu menjaga performa dan kebugaran pemain,” papar Adhitia.
“Berkatnya tim mampu tampil kompetitif di berbagai kompetisi, kami mengucapkan terima kasih atas seluruh kerja keras dan kontribusi yang telah diberikan untuk Persib,” sambung Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat itu.
Peran Miro Petric bagaimana pun tak bisa dikesampingkan, ia mampu bekerjasama, berkoordinasi dengan staf kepelatihan seperti Goran Paulic, Igort Tolic, Yaya Sunarya, dan jajaran pelatih kiper seperti Luizinho Passos, Mario Jozic dan I Madew Wirawan dalam beberapa musim terakhir.
Persib akan tetap menyambut Miro seperti layaknya legenda, terakhir manajemen Persib mendoakan yang terbaik untuk karier pelatih berkebangsaan Kroasia itu.
“Kami mendoakan yang terbaik untuk Miro Petric dalam perjalanan karier berikutnya. Semoga kesuksesan selalu menyertai setiap langkahnya,” doa Adhitia.
Perombakan Staf Pelatih
Patut dinantikan bagaimana gebrakan Igor Tolic dalam memimpin tim jadi suksesor Bojan Hodak.
Tolic dikabarkan akan memulai proyek pra-musimnya pada pertengahan Juli, guna mempersiapkan laga penting di play off AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027 melawan Manila Digger (Filipina).
Sejauh ini, klub telah mengumumkan enam pemain hengkang, empat diantaranya pemain asing Layvin Kurzawa, Federico Barba, Sergio Castel, dan Adam Przybek.
Sementara dua pemain lokal adalah Alfeandra Dewangga dan Robi Darwis.
Maung Bandung belum bisa mendaftarkan pemain baru sebab sanksi FIFA dilarang melakukan registrasi pemain baru atas kasus terminasi kontrak Daisuke Sato.
Kendati begitu, bukan berarti manajemen klub tak bergerak dalam perburuan pemain sesuai keinginan pelatih.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangUnduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app