Table of Content
1. Dada terasa ditekan, berat, sesak, atau diremas
2. Nyeri menjalar ke lengan, bahu, punggung, leher, rahang, atau perut atas
3. Nyeri dada muncul saat beraktivitas dan membaik saat istirahat
4. Disertai sesak napas
5. Disertai keringat dingin, mual, muntah, atau pusing
6. Nyeri dada berlangsung lebih dari beberapa menit atau nyerinya datang dan pergi
7. Muncul pada orang dengan faktor risiko penyakit jantung
Kapan harus segera ke IGD?
Jangan menyetir sendiri ke rumah sakit jika gejalanya berat. Minta bantuan orang sekitar atau hubungi layanan gawat darurat setempat. Lebih baik ternyata bukan serangan jantung daripada terlambat menangani kondisi yang mengancam nyawa.
Tidak semua nyeri dada berasal dari jantung. Bisa juga karena GERD, otot tegang, gangguan paru, serangan panik, atau masalah lain. Namun, nyeri dada adalah salah satu gejala yang sebaiknya tidak ditebak-tebak sendiri, terutama jika polanya baru, berat, atau beda dari biasanya.
Gulati, Martha, Phillip D. Levy, Debabrata Mukherjee, et al. “2021 AHA/ACC/ASE/CHEST/SAEM/SCCT/SCMR Guideline for the Evaluation and Diagnosis of Chest Pain.” Circulation 144, no. 22 (2021): e368–e454. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000001029.
American Heart Association. “Warning Signs of a Heart Attack.” Diakses Juli 2026.
American Heart Association. “Heart Attack, Stroke and Cardiac Arrest Symptoms.” Diakses Juli 2026.
Byrne, Robert A., Xavier Rossello, J. J. Coughlan, et al. “2023 ESC Guidelines for the Management of Acute Coronary Syndromes.” European Heart Journal 44, no. 38 (2023): 3720–3826. https://doi.org/10.1093/eurheartj/ehad191.
Smeeth, Liam, et al. “NICE Clinical Guideline: Chest Pain of Recent Onset.” British Journal of General Practice 60, no. 574 (2010): 607–610. https://doi.org/10.3399/bjgp10X515124.
Buelt, Amanda, and Corey Lyon. “Chest Pain Evaluation: Updated Guidelines From the AHA/ACC.” American Family Physician 107, no. 2 (2023): 190–192. https://www.aafp.org/pubs/afp/issues/2023/0200/practice-guidelines-chest-pain-evaluation.html.