Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai lonjakan berbagai penyakit membahayakan saat musim kemarau, seperti iritasi mata, dehidrasi, ISPA, tifus, diare, hingga DBD dan malaria. Fenomena ini dipicu oleh udara panas yang mempercepat perkembangbiakan nyamuk, debu serta polusi dari udara kering, minimnya pasokan air bersih yang menyuburkan bakteri, hingga perbedaan suhu ekstrem yang melemahkan imunitas tubuh. Guna mengantisipasi ancaman kesehatan akibat perubahan iklim ini, Kemenkes menyiagakan fasilitas layanan kesehatan serta membagikan nyamuk ber-Wolbachia, sembari mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup bersih, memakai masker di luar ruangan, menggunakan obat anti-nyamuk, dan memastikan konsumsi makanan higienis.