IDI, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh memastikan pemadaman sumur minyak meledak di Desa Lhok Leumak, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, berhasil dipadamkan pada Minggu (5/7/2026). Pemerintah juga melarang warga mendekat ke lokasi itu.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky Senin (6/7/2026) menyebutkan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur sejak kemarin telah berada di lokasi kejadian hingga hari ini.
Pasalnya, proses pendinginan pascakebakaran masih harus dijaga agar tidak menimbulkan kebakaran susulan di lokasi tersebut.
“Prioritas utama kita keselamatan warga. Syukur tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Sudah dipasang garis polisi di lokasi itu,” terang Al-Farlaky.
Sementara itu secara terpisah Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, menyebutkan api sudah berhasil dipadamkan. Namun api dalam skala kecil masih terlihat di lokasi. Hal itu disebabkan sumur minyak masih aktif.
“Saat ini upaya pendinginan masih dilakuakn dengan radius 100 meter dari pusat lokasi kebakaran. Tujuannya agar api tidak meluas. Karena api ukuran kecil masih ada. Hari ini diupayakan padam total,” katanya.
Dia menyebutkan fokus timnya untuk mencegah api tidak merambat ke lahan perkebunan milik masyarakat di kawasan itu.
Ia menjelaskan, sejumlah unit armada pemadam kebakaran dikerahkan dari sejumlah pos pemadam yang dibantu dari Pos Peurelak, Pos Ranto Peureulak, Pos Idi, Pos Julok dan diperkuat personel BPBD bersama unsur TNI, Polri, serta masyarakat yang turut membantu proses penanganan.
Proses pemadaman menghadapi kendala karena lokasi kebakaran berada di area yang sempit dan perbukitan sehingga menyulitkan manuver armada pemadam dan membatasi ruang gerak petugas saat melakukan operasi di lapangan.
"Kondisi lokasi memang cukup sulit dijangkau oleh armada pemadam. Namun demikian, hingga saat ini petugas masih terus berupaya semaksimal mungkin melakukan pemadaman agar api dapat segera dikendalikan," jelasnya.
Syahrizal juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran karena kondisi di sekitar titik kejadian masih sangat berbahaya.
"Kami meminta masyarakat untuk tidak memasuki atau mendekati area kebakaran. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga kami berharap seluruh warga mematuhi arahan petugas sampai kondisi benar-benar dinyatakan aman," katanya.
Hingga berita ini disampaikan, proses pemadaman masih terus berlangsung 20 orang tim pemadam masih bertahan dilokasi dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus memantau perkembangan situasi melalui tim yang berada di lapangan.
Sebelumnya diberitakan sumur minyak illegal meledak di pedalaman Kabupaten Aceh Timur. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Lokasi itu berada di kawasan area perkebunan sawit di pedalaman Kabupaten Aceh Timur. Kawasan itu menjadi salah satu tempat paling banyak penambangan illegal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang