Apakah ia akan kembali ke sepak bola Saudi setelah lama absen?
Seorang pelatih yang telah pensiun selama 4 tahun menawarkan diri kepada dunia sepak bola Saudi untuk bekerja di sana dalam waktu dekat, setelah sebelumnya menjadi salah satu pelatih legendarisnya.
Pelatih yang dimaksud adalah Gabriel Calderón asal Argentina, yang pernah membawa tim nasional Saudi lolos ke putaran final Piala Dunia 2006, namun dipecat sebelum turnamen tersebut, kemudian melatih Al-Ittihad antara tahun 2008 dan 2010, serta Al-Hilal hingga 2011.
Calderón memberikan pernyataan kepada surat kabar “Al-Riyadiah” Saudi, di mana ia membahas tersingkirnya tim nasional Saudi dari Piala Dunia 2026, setelah finis di posisi terbawah Grup 8 dengan raihan dua poin, hasil dari dua hasil imbang melawan Uruguay dan Cape Verde, serta kekalahan telak 0-4 dari Spanyol.
Pelatih asal Argentina itu mengatakan terkait hal ini: “Sejak saya pergi (dari Arab Saudi), banyak hal telah berubah. Mungkin perkembangan liga, ditambah minimnya partisipasi pemain lokal, berdampak pada level tim nasional.”
Mengenai pengalamannya di Kerajaan Arab Saudi, ia menjelaskan: “Saya telah meraih segalanya di sana, menikmati sepak bola dan masyarakat Arab Saudi, serta lolos ke Piala Dunia tanpa pernah kalah dalam satu pertandingan pun, dan saya berharap dapat terus memimpin tim nasional di ajang tersebut.”
Ia menambahkan: “Saya hanya berharap tim nasional Saudi dan sepak bola lokal meraih kesuksesan, dan saya berharap suatu hari nanti mendapat kesempatan untuk tinggal dan bekerja kembali di era baru sepak bola di Saudi ini.”
Calderón telah absen dari lapangan selama 4 tahun, tepatnya sejak tahun 2022 ketika ia meninggalkan klub Khorfakkan, setelah serangkaian pengalaman di dunia Arab, bersama Bani Yas dan Al-Wahda dari Uni Emirat Arab, Al-Qatar dari Qatar, serta tim nasional Bahrain.