Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz

Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz

SINGAPURA - Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura mengeluarkan pernyataan keras setelah satu proyektil tak dikenal menghantam kapal Ever Lovely berbendera Singapura di Selat Hormuz pada hari Kamis (25/6/2026). Serangan itu terjadi seiring perundingan antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri perang.

“Kapal tersebut telah menyelesaikan transitnya melalui Selat Hormuz dan melanjutkan perjalanannya,” pernyataan tersebut mencatat.

Otoritas Singapura menambahkan bahwa semua 21 awak kapal selamat dalam insiden itu.

Otoritas tersebut menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut, “yang tidak beralasan, tidak dapat dibenarkan, dan merupakan pelanggaran hukum internasional.”

“Semua tindakan yang memengaruhi pelayaran internasional harus sepenuhnya mematuhi hukum internasional, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut, dan tidak membahayakan keselamatan pelaut dan kapal di laut,” pernyataan tersebut menyimpulkan.