Jakarta, IDN Times – Iran dan Oman pada Selasa (23/6/2026) menyepakati pembentukan kelompok kerja bersama untuk mengkaji tata kelola Selat Hormuz pada masa mendatang. Berdasarkan laporan France 24, kerja sama antarkementerian luar negeri kedua negara itu akan membahas pengaturan layanan navigasi serta biaya terkait yang disesuaikan dengan standar internasional.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan tingkat tinggi di Muscat yang dihadiri Sultan Oman Haitham bin Tariq dan Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi. Dari pihak Iran, hadir Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi bersama kepala negosiator Mohammad Bagher Ghalibaf, sementara kedua negara kembali menegaskan hak kedaulatan atas perairan teritorial mereka di jalur strategis tersebut.
Selat Hormuz menjadi salah satu jalur maritim terpenting di dunia karena setiap tahun mengangkut hampir 20 persen pasokan minyak mentah dan gas alam cair global.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.