Sarwendah Blak-blakan Soal Isu Persugihan di Gunung Kawi

Sarwendah Blak-blakan Soal Isu Persugihan di Gunung Kawi

Jakarta, Beritasatu.com - Sarwendah akhirnya buka suara terkait isu yang menyebut dirinya melakukan pesugihan di Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur. Mantan istri Ruben Onsu itu menegaskan kabar yang beredar di media sosial tidak benar dan menjelaskan bahwa kedatangannya ke lokasi tersebut semata-mata untuk keperluan syuting.

Klarifikasi itu disampaikan Sarwendah saat menjadi bintang tamu dalam podcast Curhat Bang bersama Denny Sumargo, Rabu (29/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia membantah seluruh tudingan yang mengaitkan dirinya dengan ritual pesugihan.

Saat ditanya secara langsung oleh Denny Sumargo mengenai isu tersebut, Sarwendah memberikan penjelasan.

"Enggak apa-apa kok, aku senyum karena aku syuting di situ. Aku syuting program KBP The Lost World, ada videonya program di YouTube," kata Sarwendah.

Sarwendah menjelaskan kunjungannya ke Gunung Kawi terjadi saat pandemi Covid-19 untuk menjalani proses syuting program bertema horor yang ditayangkan secara berbayar.

Menurutnya, lokasi syuting telah ditentukan oleh tim produksi dan ia hanya menjalankan pekerjaan sebagai artis.

"Memang ada rutenya, ada Malang dan beberapa kota. Nah, aku dapatnya di Gunung Kawi. Karena kita sebagai artis ya sudah datang, karena itu syuting horor," ujarnya.

Ia menegaskan kedatangannya sama sekali bukan untuk melakukan ritual pesugihan seperti yang ramai diberitakan.

"Jadi, aku ke situ memang syuting horor, bukan seperti berita-berita di luar sana dan itu tidak benar," tegasnya.

Sarwendah mengungkapkan seluruh kru diminta mengikuti tradisi setempat sebagai bentuk penghormatan sebelum proses syuting dimulai.

Ia mengatakan seluruh tim diminta menyampaikan izin atau ungkapan terima kasih kepada masyarakat setempat, termasuk makan bersama.

"Pas datang kita disuruh kayak matur nuhun, kayak izin gitu. Memang ada adat di situ yang harus dilakukan. Harus makan nasi kuning bersama kru. Kita datang ke situ tentu harus menghormati dan izin dahulu," ungkapnya.

Sarwendah menegaskan tidak ada satu pun ritual yang berkaitan dengan pesugihan selama proses syuting berlangsung.

"Enggak ada kata-kata pesugihan itu. Seribu persen tidak ada. Kalau Koh Densu mau menghubungi Pesulap Merah silakan saja," katanya.

Pesulap Merah Minta Maaf 

Dalam podcast tersebut, Denny Sumargo kemudian menghubungi Pesulap Merah untuk meluruskan isu yang berkembang.

Pesulap Merah menjelaskan kontennya di YouTube telah dipotong oleh sejumlah pihak sehingga menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

"Aku meminta maaf karena banyak orang yang memotong sehingga apa yang aku edukasikan menjadi tidak sesuai. Banyak sekali video aku dipotong dan menyalahartikan Sarwendah," ujar Pesulap Merah.

Ia menegaskan kontennya justru bertujuan memberikan edukasi bahwa tidak ada praktik pesugihan seperti yang selama ini dipercaya sebagian masyarakat.

"Aku hanya mengedukasikan bahwa di sana enggak pernah ada pesugihan. Pesugihan tumbal itu pembodohan," tegasnya.

Sarwendah kembali menegaskan dirinya hanya berada di lokasi untuk kepentingan produksi program televisi dan tidak pernah kembali ke Gunung Kawi setelah syuting selesai.

"Aku hanya diantarkan ke lokasi ini, lokasi ini, syuting, dikasih tahu, lalu selesai. Setelah itu saya tidak pernah ke situ lagi," ujarnya.

Menutup pernyataannya, Sarwendah mengaku tidak bisa memaksa semua orang mempercayai klarifikasinya. Namun, ia memilih tetap menyampaikan fakta dan menyerahkan penilaian kepada masyarakat.

"Yang bisa kita lakukan adalah menjaga diri sendiri, orang di sekitar kita, dan memberitahu faktanya seperti ini. Kalau tidak diterima ya sudah, kita legowo saja," tutupnya.

Pesugihan

Gunung Kawi