JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah memperluas jaringan transportasi publik berbasis rel.
Setelah pembangunan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai hampir rampung, pemerintah sudah menyiapkan perpanjangan jalur hingga Dukuh Atas serta merencanakan dua rute baru menuju Jakarta International Stadium (JIS) dan Stasiun Whoosh Halim.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pembangunan LRT Jakarta menjadi salah satu proyek yang diharapkan dapat mengubah wajah transportasi Ibu Kota.
Saat ini progres pembangunan jalur Kelapa Gading-Manggarai telah mencapai 95 persen dan ditargetkan dapat diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2026.
"Kenapa kami mengusulkan untuk diresmikan oleh Bapak Presiden? Karena ini akan menjadi milestone ataupun legasi yang mengubah wajah Jakarta. Karena selama ini utara ke pusat itu sering kali menghadapi kemacetan yang luar biasa," kata Pramono saat meninjau proyek LRT Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Jalur Manggarai-Dukuh Atas Langsung Dilanjutkan
Pramono menjelaskan, jalur LRT Jakarta dari Kelapa Gading hingga Manggarai memiliki panjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun.
Proyek tersebut menelan anggaran sekitar Rp 11,5 triliun.
Setelah jalur itu selesai, Pemprov DKI memutuskan langsung melanjutkan pembangunan hingga Dukuh Atas.
Penambahan jalur sepanjang 2 kilometer itu membutuhkan anggaran sekitar Rp 2,7 triliun.
Menurut Pramono, pembangunan menuju Dukuh Atas dapat dilakukan lebih cepat karena tidak memerlukan pembebasan lahan.
"Kalau kemudian sampai Dukuh Atas tambah 2 kilometer lagi, tidak ada pembebasan lahan sehingga tidak ada hambatan untuk menunggu pembebasan lahan. Langsung bisa dibangun kurang lebih Rp 2,7 triliun," ujarnya.
Untuk merealisasikan proyek itu, Pemprov DKI telah mengalokasikan anggaran awal sekitar Rp 611 miliar dalam APBD.
Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin mengatakan pembangunan lanjutan ditargetkan mulai dikerjakan pada awal 2027 setelah kajian teknis dan rekomendasi trase selesai.
"Untuk pembangunan lanjutan, kita akan mulai di awal 2027. Kajiannya sudah berjalan di kami dan juga kajian teknisnya. Jadi kami kejar akhir tahun ini, awal tahun kita mulai pekerjaannya," kata Iwan.
Saat ditanya Pramono mengenai target penyelesaian proyek tersebut, Iwan memastikan jalur Manggarai-Dukuh Atas ditargetkan rampung pada 2028.
Nikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS
Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.