Rugi Indofarma Susut 76,7 Persen Sepanjang 2025, Jadi Rp77,9 Miliar

Rugi Indofarma Susut 76,7 Persen Sepanjang 2025, Jadi Rp77,9 Miliar

1. Ekuitas negatif menurun

2. Catatkan penjualan Rp151,5 miliar

Direktur Finance, Risk Management & Human Capital PT Indofarma, Sahat Sihombing. (IDN Times/Larasati Rey)

Sepanjang tahun buku 2025, Perseroan membukukan penjualan bersih sebesar Rp151,5 miliar. Perusahaan mencatatkan pendapatan produk ethical senilai Rp132,12 miliar. Angka tersebut mencakup 87,18 persen dari total pendapatan pada 2025. Kemudian, penjualan dari produk alat kesehatan (alkes) dan lainnya mencapai Rp2,8 miliar, mencakup 1,84 persen dari total pendapatan.

Indofarma juga melakukan ekspor produk over the counter (OTC) dan Obat Generik Berlogo (OGB), serta alkes senilai Rp16,65 miliar, yang mencakup 10,98 persen dari total penjualan di 2025. Adapun pertumbuhan penjualan ekspor mencapai 11,9 persen.

Indofarma juga mengantongi 29 sertifikasi dari berbagai lembaga yang mencakup standar mutu, keamanan, dan kepatuhan Nasional dan internasional sepanjang 2025, dan telah memiliki Nomor Izin Edar (NIE) obat untuk berbagai kelas terapi. Hal itu dilihat sebagai modal penting dalam mendukung pengembangan portofolio di masa mendatang serta terus berkontribusi dalam ketahanan Kesehatan Nasional.

“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri, Perseroan tetap fokus menjalankan transformasi secara disiplin dan terukur,” tutur Sahat.