Prancis Tak Gentar Tantang Spanyol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Bukan Satu-satunya Ancaman

Prancis Tak Gentar Tantang Spanyol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Bukan Satu-satunya Ancaman

Grid.

IDPrancis tak gentar tantang Spanyol di Piala Dunia 2026. Lamine Yamal ternyata bukan satu-satunya ancaman.

Timnas Prancis memastikan siap menghadapi tantangan dari Spanyol pada laga semifinal Piala Dunia 2026 tanpa dihantui rasa gentar. Pertandingan Prancis kontra Spanyol dijadwalkan berlangsung pada Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Bek Les Bleus, Ibrahima Konate, menegaskan seluruh pemain tetap optimistis meski Spanyol tampil konsisten dan meyakinkan sepanjang turnamen.

Semifinal ini akan mempertemukan dua raksasa sepak bola Eropa yang sama-sama memiliki tradisi kuat di pentas dunia. La Roja datang dengan rekor pertahanan yang sangat solid, hanya kebobolan satu gol sejak fase awal hingga berhasil melaju ke empat besar.

Di sisi lain, Prancis berbekal status juara dunia 2018 sekaligus runner-up Piala Dunia 2022.

Pertemuan melawan Spanyol juga menjadi momentum bagi Les Bleus untuk menuntaskan dendam setelah beberapa kali gagal mengatasi rivalnya tersebut. Prancis sebelumnya disingkirkan Spanyol pada semifinal Euro 2024 serta semifinal UEFA Nations League musim lalu.

Meski mengakui kualitas yang dimiliki lawannya, Konate menegaskan skuad Prancis tetap menatap pertandingan dengan penuh keyakinan dan tanpa rasa takut.

"Anda tidak boleh takut pada siapa pun," kata bek tengah Perancis, Konate, dalam konferensi pers, dikutip dari Reuters, Minggu (12/7/2026).

"Kami sekarang akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berharap hasil akhirnya akan menguntungkan kami."

Konate menyebut Spanyol tidak hanya mengandalkan satu pemain karena memiliki banyak pesepak bola berkualitas. Karena itu, Timnas Prancis tidak akan memusatkan perhatian hanya kepada satu nama.

Meski demikian, ia tetap mengakui bahwa Lamine Yamal merupakan salah satu sosok yang memiliki peran penting dalam permainan La Roja.

PROMOTED CONTENT

"Spanyol adalah tim yang luar biasa, dengan banyak kualitas individu, jadi kami tidak akan hanya fokus pada satu pemain meskipun Lamine (Yamal) adalah pemain hebat," kata Konate.

Selama Piala Dunia 2026, Dayot Upamecano dan William Saliba menjadi duet bek tengah utama Perancis.

Konate sejauh ini lebih sering mengawali pertandingan dari bangku cadangan dan sempat diturunkan sebagai pemain pengganti saat Prancis menundukkan Norwegia pada laga terakhir fase grup. Apabila berhasil mengatasi Spanyol, Les Bleus akan memastikan tempat di final Piala Dunia untuk kelima kalinya.

Dalam tujuh penyelenggaraan Piala Dunia terakhir, Prancis sudah empat kali menembus partai final dan kini berpeluang menambah rekor tersebut. Meski kesempatan itu terbuka lebar, Konate menegaskan seluruh skuad tetap mengarahkan fokus penuh pada duel semifinal yang akan dihadapi.

"Kami tetap rendah hati, kami tidak akan jatuh ke dalam perangkap itu," katanya.

Bek Perancis lainnya, Maxence Lacroix, juga mengakui Spanyol merupakan lawan tangguh. Ia menyebut La Roja tampil konsisten sepanjang turnamen dan layak mendapat rasa hormat.

"Saya tidak akan mengatakan 'takut' tetapi kami menyadari kualitas mereka," kata Maxence Lacroix.

"Mereka telah memenangkan semua pertandingan mereka (kecuali hasil imbang 0-0 melawan Tanjung Verde di grup), jadi kami menghormati mereka. Mereka memiliki pemain berkualitas tinggi tetapi kami ingin menang."

Salah satu tugas penting lini pertahanan Timnas Prancis adalah meredam pengaruh Lamine Yamal di atas lapangan. Winger muda milik Spanyol itu dikenal berbahaya berkat kecepatan, kreativitas, dan kemampuannya menciptakan peluang bagi rekan-rekannya.

Lacroix mengungkapkan bahwa para bek Prancis telah menyiapkan strategi khusus untuk membatasi ruang gerak Lamine sehingga ia tidak bisa leluasa menampilkan permainan terbaiknya.

"Kami akan bertahan dengan baik, sebaik mungkin," kata Lacroix.

"Lamine adalah pemain yang sangat bagus dan dia telah menunjukkan bahwa dia dapat menyulitkan tim di Piala Dunia ini. Kami akan melakukan pekerjaan yang dibutuhkan." (*)

PROMOTED CONTENT