Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I, Jumat (31/7/2026), di zona hijau. Penguatan terjadi seiring dominasi saham yang mencatat kenaikan dibandingkan saham yang melemah.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG berakhir di level 6.216,27 atau naik 29,91 poin setara 0,48% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pergerakan pasar pada sesi pertama didominasi saham yang menguat. Sebanyak 437 saham ditutup di zona hijau, sementara 192 saham melemah dan 159 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Dari sisi sektoral, mayoritas indeks mencatatkan penguatan. Sebanyak sembilan sektor berada di wilayah positif, sedangkan dua sektor lainnya masih tertekan.
Sektor barang baku menjadi penyumbang kenaikan terbesar dengan penguatan 1,93%. Selanjutnya, sektor perindustrian dan sektor properti sama-sama naik 1,25%.
Sebaliknya, sektor keuangan menjadi sektor dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,38%. Sementara itu, sektor barang konsumen nonsiklikal ikut terkoreksi sebesar 0,29%.
Aktivitas perdagangan juga terbilang ramai. Hingga penutupan sesi I, volume transaksi mencapai 18,67 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,11 triliun.
Di kelompok saham indeks LQ45, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memimpin daftar penguatan setelah melonjak 7,65%. Posisi berikutnya ditempati PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang naik 5,05%, disusul PT Astra International Tbk (ASII) dengan kenaikan 4,04%.
Sementara itu, tekanan jual paling besar di indeks LQ45 dialami PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang turun 2,25%. Di belakangnya terdapat PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang melemah 2,24%, serta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang terkoreksi 1,55%.