Penjual Ketoprak Viral Cerita Momen Gagal Saat "Sleding Pagar": Makanan Selamat, Piring Retak

Penjual Ketoprak Viral Cerita Momen Gagal Saat "Sleding Pagar": Makanan Selamat, Piring Retak

BOGOR, KOMPAS.com - Aksi unik penjual ketoprak yang melayani pembeli dengan cara "sleding pagar" di depan Rumah Sakit Marzoeki Mahdi, Kota Bogor, ternyata tidak selalu berjalan mulus.

Penjual ketoprak, Ken (24), mengaku pernah mengalami kegagalan saat melakukan atraksi tersebut hingga piring yang dibawanya retak karena membentur tiang pagar.

Saat melewati celah pagar selebar sekitar 20 hingga 25 sentimeter itu, piring yang dibawanya beberapa kali menghantam besi pagar ketika mengantarkan pesanan kepada pembeli.

"Paling piringnya retak ya, nabrak ini ya, nabrak tiang gitu. Nabrak tiang, der, retak. Makanannya mah enggak tumpah," kata Ken saat ditemui Kompas.com di Jalan Dr Semeru, Selasa (14/7/2026).

Ken menceritakan, atraksi "sleding pagar" baru ia lakukan sekitar empat bulan terakhir, meski sudah tiga tahun berjualan di depan RS Marzoeki Mahdi.

Sebelumnya, ia harus memutar cukup jauh melalui area parkir rumah sakit atau melewati celah pagar yang lebih lebar untuk mengantarkan pesanan kepada pembeli.

Namun, saat jumlah pelanggan semakin ramai, ia mencari cara agar penyajian makanan bisa lebih cepat. Dari situlah muncul ide untuk melewati celah pagar yang sempit.

"Karena ini ya, karena ramai tuh bagian jualannya, jadi agak kewalahan tuh. Harus muter, jadinya lewat besi aja gitu, biar cepat nganterin makanannya, inisiatif sendiri aja gitu," jelas dia.

Ken mengatakan, satu porsi ketoprak dijual seharga Rp 15.000. Selain menikmati ketoprak sesuai selera, pembeli juga bisa menyaksikan atraksi yang kini menjadi ciri khas dagangannya.

"Karena ini kecepatan angin, jadinya di sleding aja gitu. Inisiatif enggak bakal jatuh gitu, enggak (dapat contoh)," kata dia.

Aksi tersebut kemudian menarik perhatian sejumlah kreator konten hingga videonya viral di media sosial. Dampaknya, omzet penjualannya pun meningkat signifikan.

Sebelum viral, pendapatan hariannya berkisar Rp 400.000 hingga Rp 500.000. Kini, setelah ramai diperbincangkan di media sosial, omzetnya mencapai sekitar Rp 800.000 hingga Rp 1 juta per hari.

Di akhir perbincangan, Ken juga menyampaikan pesan kepada sesama pedagang agar tetap semangat mencari rezeki.

"Buat pedagang lain, tetap semangat, karena laki-laki tidak ada uang, tidak berharga," jelas Ken.

Viralnya aksi "sleding pagar" membuat banyak orang penasaran hingga rela datang untuk melihat langsung atraksi tersebut.

Nikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS

Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.