Beijing, Beritasatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Beijing mengerahkan 72 robot untuk membantu operasional di 14 taman kota selama musim panas 2026. Puluhan robot tersebut akan bekerja selayaknya petugas manusia menjalankan beragam tugas, mulai dari membersihkan area taman, patroli keamanan, menjadi pemandu wisata, hingga mengendalikan hama di tengah suhu udara yang tinggi yang tengah melanda.
Berdasarkan laporan Global Times, langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Beijing memanfaatkan teknologi robotika untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan ruang terbuka hijau sekaligus memberikan layanan yang lebih baik kepada pengunjung.
Robot pembersih yang ditugaskan di Summer Palace dilengkapi teknologi lidar dan berbagai sensor dapat mulai bekerja hanya dalam waktu 30 detik setelah petugas menentukan area kerja dan memilih mode pembersihan melalui aplikasi seluler.
Robot mampu menyapu sampah, menyemprotkan air, membersihkan area tepi jalan, serta menyesuaikan intensitas pembersihan secara otomatis berdasarkan volume sampah yang terdeteksi. Sistem navigasinya juga memungkinkan robot menghindari pejalan kaki maupun kendaraan saat beroperasi.
Selain robot pembersih, taman tersebut juga menghadirkan robot pemandu wisata yang bertugas memberikan informasi di sepanjang rute yang telah ditentukan, menjawab pertanyaan pengunjung, serta mengingatkan masyarakat untuk menjaga ketertiban selama berada di kawasan wisata.
Sementara itu, Taman Yuyuantan mengoperasikan 11 robot dengan berbagai fungsi. Salah satunya adalah robot patroli setinggi sekitar 1,5 meter yang dibekali lebih dari 10 model kecerdasan buatan, radar, serta kamera.
Robot patrol mampu mengenali berbagai perilaku, termasuk aktivitas merokok di area terlarang, kemudian akan memberikan peringatan kepada pengunjung melalui pesan suara yang telah direkam sebelumnya.
Pemerintah setempat juga memanfaatkan robot penangkap nyamuk untuk di Taman Zizhuyuan . Perangkat ini bekerja dengan mensimulasikan karbon dioksida dari napas manusia untuk menarik nyamuk sebelum kemudian menangkapnya.
Mengutip Anadolu, Rabu (5/8/2026), program pemanfaatan robot di taman kota Beijing sebenarnya telah dimulai sejak 2024 melalui proyek percontohan robot dan lanskap yang pertama kali diterapkan di Taman Yuyuantan.
Selama 2 tahun terakhir, sebanyak 23 perangkat robot dari 18 perusahaan teknologi telah menjalani uji coba lapangan di taman tersebut. Berbagai teknologi yang terbukti efektif kemudian diperluas penggunaannya ke sejumlah taman lain di Beijing.