BOYOLALI, KOMPAS.com – Konvoi perguruan silat di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, yang berlangsung pada Senin (29/6/2026) dini hari diwarnai aksi kekerasan dan pengrusakan
Sebuah bengkel spesialis kaki-kaki mobil bernama OJ Shock yang berada di kawasan Jalan Semarang–Solo, Kecamatan Teras, menjadi sasaran pelemparan batu saat rombongan pesilat yang melintas.
Serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada tiga unit mobil milik pelanggan yang sedang berada di lokasi.
Pemilik bengkel, Ardi (53), mengatakan bahwa kejadian itu berlangsung sangat cepat dan membuat seluruh orang di dalam bengkel panik.
Saat batu-batu berukuran besar mulai menghantam bangunan, para pekerja langsung menyelamatkan diri ke bagian belakang bengkel.
Ardi menjelaskan, benturan batu tidak hanya merusak kendaraan, tetapi juga menghantam bagian atap galvalum bengkel.
Ia menggambarkan situasi saat itu sangat mencekam karena lemparan datang tanpa peringatan.
"Bengkelnya dihujani batu besar. Sebagian mengenai mobil pelanggan, sebagian lagi menghujam atap galvalum," kata Ardi dikutip dari TribunSolo, Senin (29/6/2026).
https://solo.tribunnews.com/solo-raya/345062/ricuh-konvoi-pendekar-di-boyolali-bengkel-spesialis-shockbreaker-dihujani-batu-tiga-mobil-rusak
Akibat insiden tersebut, tiga mobil pelanggan mengalami kerusakan cukup parah.
Kaca belakang pecah dan beberapa bagian bodi kendaraan penyok akibat lemparan batu yang datang bertubi-tubi.
Ardi memperkirakan total kerugian mencapai sekitar Rp 40 juta.
"Kerugian kurang lebih Rp 40 juta," katanya.
Salah satu karyawan bengkel, Gendhut, juga mengaku kondisi saat itu membuatnya langsung menghindar demi keselamatan.
Ia menyebut jumlah massa yang melintas sangat banyak sehingga tidak memungkinkan untuk tetap berada di area depan bengkel.