TANGERANG, KOMPAS.com - Aksi tabrak lari yang dilakukan sebuah mobil Toyota Avanza hitam di Jalan Green Lake City Boulevard, Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (26/6/2026), sempat memicu kemarahan warga.
Tiga orang terluka setelah mobil tersebut menabrak dua sepeda motor sebelum berusaha kabur.
Pelarian pengemudi akhirnya terhenti setelah dikejar sejumlah pengemudi ojek online (ojol) dan petugas keamanan kompleks.
Namun, suasana yang semula memanas mendadak berubah ketika warga mengetahui sosok di balik kemudi adalah seorang pria lanjut usia.
Amarah yang mereda
Siti (46), pedagang minuman yang menyaksikan kejadian itu, mengatakan massa sempat berniat melampiaskan kemarahan kepada pengemudi karena tidak berhenti setelah tabrakan pertama.
Namun, niat itu urung dilakukan setelah warga melihat pengemudi dan penumpangnya merupakan pasangan lansia.
"Ternyata dia lansia itu dua-duanya. Aki-aki yang nyetir, mungkin usianya sekitar 70 tahun. Pokoknya sepasang lansia di dalam mobil itu," ujar Siti saat ditemui Kompas.com di lokasi, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Siti, warga akhirnya memilih menyerahkan pasangan lansia tersebut kepada petugas keamanan dan kepolisian.
"Oh, itu kalau bukan aki-aki, sudah habis pasti dikeroyok warga. Cuma pas tahu aki-aki, kan sudah ramai, ya sudah biarkan saja. Langsung dipanggilin satpam (dan) dipanggilin polisi gitu," ucap Siti.
Detik-detik tabrak lari
Insiden yang terekam kamera dasbor kendaraan lain dan viral di media sosial itu bermula sekitar pukul 13.49 WIB.
Saat itu, mobil Avanza hitam melaju dari arah Metland Cyber Puri menuju kawasan Green Lake City.
Sesampainya di depan Cluster East Asia, mobil tersebut menghantam sepeda motor yang sedang berputar balik.
Benturan keras membuat pengendara pria dan penumpang perempuannya terjatuh ke aspal.
Alih-alih berhenti memberikan pertolongan, pengemudi justru memacu kendaraannya untuk melarikan diri.
Dalam pelariannya, mobil kembali menabrak seorang pengendara motor perempuan hingga terpental.
Nikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS
Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.