Kolombia memastikan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat kemenangan 1-0 yang diraih dengan susah payah atas Ghana pada malam yang sangat panas di Kansas City. Satu-satunya gol yang dicetak Jhon Arias menjadi penentu kemenangan, saat Los Cafeteros berhasil melewati pertandingan yang berlangsung sangat keras untuk menjaga impian mereka di turnamen ini tetap hidup.
Gol Arias membawa Kolombia lolos ke babak berikutnya
Kolombia memastikan tempatnya di babak 16 besar Piala Dunia berkat kemenangan tipis 1-0 atas Ghana di Kansas City Stadium. Arias mencetak gol penentu pada babak pertama, sementara tim asuhan Nestor Lorenzo berhasil mempertahankan keunggulan mereka untuk menyingkirkan Black Stars.
Pertandingan ini mengalami perubahan tak terduga di awal ketika Jhon Cordoba mengalami cedera pangkal paha dan harus diganti. Pemain penggantinya, Luis Suarez, langsung memberikan dampak pada menit ke-14 dengan menerima umpan dari Daniel Munoz sebelum mengirim umpan silang rendah ke kotak penalti untuk Arias, yang kemudian mengarahkan bola melewati Lawrence Ati Zigi. Ghana berusaha keras untuk menyamakan kedudukan setelah jeda, namun tidak mampu menembus pertahanan Kolombia yang disiplin, sehingga memungkinkan Los Cafeteros mengamankan kemenangan.
-
Getty Images Lorenzo menjelaskan pergantian pemain kunci
Pelatih Kolombia, Lorenzo, mengungkapkan bahwa masalah kesehatan di dalam skuadnya telah memengaruhi pertimbangannya setelah Cordoba terpaksa ditarik keluar karena cedera pangkal paha.
"Ada beberapa pemain yang mengalami gejala mirip flu, dan kami mengantisipasi bahwa mereka mungkin akan mengalami kelelahan yang lebih parah," kata Lorenzo, seperti dikutip ESPN. "Namun, itu adalah pergantian pemain yang bersifat taktis pada saat itu."
Pemain sayap Bayern Munich, Luis Diaz, mendesak rekan-rekan setimnya untuk tidak terlena meskipun telah lolos ke babak gugur. Dia berkata: "Kami belum memenangkan apa pun. Pertandingan-pertandingan ini sangat sulit. Setiap pertandingan yang kami saksikan berlangsung ketat. Hal yang baik dan positifnya adalah kami bermain sangat baik, kami merasa nyaman, kami bersatu seperti keluarga, kami bekerja sebagai sebuah tim, dan itu akan membuahkan hasil untuk apa yang akan datang."
Cuaca yang sangat terik menguji batas kemampuan fisik
Meskipun pertandingan sepak bola berlangsung sengit, lawan utama bagi kedua tim adalah panas terik di Missouri. Dengan suhu mencapai 88 derajat Fahrenheit dan indeks panas mencapai 96, kondisi tersebut nyaris berbahaya, sehingga memaksa wasit untuk memberlakukan jeda hidrasi wajib sepanjang pertandingan.
Istirahat-istirahat ini, yang sering menjadi sumber perdebatan terkait ritme pertandingan, disambut baik oleh kedua tim karena para pemain terlihat berjuang melawan dehidrasi dan kram. Dampak fisiknya terlihat jelas pada kuarter terakhir pertandingan, saat tempo permainan melambat secara signifikan.
-
Getty Images Sport Swiss menanti di babak 16 besar
Kolombia kini akan menghadapi Swiss di Vancouver untuk memperebutkan tempat di perempat final Piala Dunia. Tim asuhan Lorenzo berharap penampilan disiplin lainnya dapat membawa mereka melaju lebih jauh dalam turnamen ini setelah berhasil melewati ujian berat melawan Ghana. Dengan kondisi kebugaran Cordoba yang kini menjadi perhatian setelah ia mengalami cedera di awal pertandingan, Kolombia juga akan menanti kabar terbaru mengenai sang penyerang sebelum pertandingan tersebut.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami