Jasa Marga Tanam 7.000 Pohon di Ruas Tol dan Rest Area

Jasa Marga Tanam 7.000 Pohon di Ruas Tol dan Rest Area

1. Menanam lebih dari 7.000 pohon untuk memperkuat koridor hijau

2. Mengembangkan Green Corridor berbasis teknologi digital

3. Transformasi Travoy Rest jadi ruang publik yang lebih hijau dan modern

IMG-20260226-WA0126.jpg
Ruas tol Semarang ABC. (IDN Times/Dok Humas Jasa Marga)

Selain memperkuat koridor hijau di sepanjang jalan tol, Jasa Marga juga melakukan revitalisasi kawasan Travoy Rest sebagai bagian dari pengembangan Green Toll Road.

Transformasi tersebut dilakukan melalui penataan tenant UMKM, pembaruan lanskap, peningkatan fasilitas umum, hingga penguatan kompetensi petugas layanan. Travoy Rest kini juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti SPBU, SPKLU, ATM Center, klinik kesehatan, ruang terbuka hijau, area ibadah, restoran, hingga area duduk yang lebih nyaman.

Menurut Rivan, revitalisasi rest area tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan pengguna jalan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui pemberdayaan UMKM dan optimalisasi aset perusahaan.

“Selain memperkuat koridor hijau di sepanjang jalan tol, Jasa Marga juga terus mentransformasikan kawasan rest area menjadi ruang publik yang lebih modern, nyaman, dan bernilai ekonomi. Revitalisasi Travoy Rest mengintegrasikan aspek pelayanan, pemberdayaan UMKM hingga keberlanjutan lingkungan,” tuturnya.

Langkah tersebut turut berkontribusi terhadap kinerja bisnis perusahaan. Pada 2025, pendapatan usaha lain dari bisnis rest area tercatat mencapai Rp783,2 miliar atau tumbuh 21,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp643,6 miliar. (WEB)