Happy Salma Siapanya Nadiem Makarim? Ikut Menangis Dengar Vonis 10 Tahun

Happy Salma Siapanya Nadiem Makarim? Ikut Menangis Dengar Vonis 10 Tahun

  • Majelis hakim menjatuhkan vonis 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar kepada Nadiem Makarim terkait kasus korupsi pengadaan laptop.
  • Nadiem Makarim juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp809 miliar atas kasus pengadaan perangkat teknologi tahun anggaran 2020-2022.
  • Sahabat Nadiem, Happy Salma, hadir di persidangan untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga atas putusan hukum yang dijatuhkan tersebut.

Suara.com - Majelis hakim menjatuhkan vonis 10 tahun penjara serta denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan kepada Nadiem Makarim, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek). Nadiem juga diwajibkan membayar uang pengganti Rp809 miliar terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) tahun anggaran 2020-2022.

Di tengah suasana tegang itu, Happy Salma, tak kuasa menahan air mata. Ia ikut menangis mendengar vonis tersebut.

Happy Salma hadir sejak pagi hari untuk mendampingi istri Nadiem, Franka Franklin, serta memberikan dukungan moral kepada sahabatnya.

Momen mengharukan itu diabadikan kamera, di mana Happy terlihat menggenggam erat tangan Franka, seolah ikut merasakan beban berat yang dialami keluarga tersebut.

Siapakah Happy Salma bagi Nadiem Makarim?

Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek Nadiem Anwar Makarim (kanan) didampingi istrinya Franka Franklin (kedua kanan) berjalan meninggalkan ruangan seusai mengikuti sidang pembacaan putusan (vonis) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (30/6/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz]
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek Nadiem Anwar Makarim (kanan) didampingi istrinya Franka Franklin (kedua kanan) berjalan meninggalkan ruangan seusai mengikuti sidang pembacaan putusan (vonis) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (30/6/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz]

 

Happy Salma bukanlah kerabat darah Nadiem Makarim. Namun, hubungan mereka jauh lebih dalam daripada sekadar pertemanan biasa. Keduanya telah menjalin persahabatan selama lebih dari 10 tahun, terutama melalui kolaborasi kerja dengan Franka Franklin.

Happy dan Franka dikenal sebagai partner bisnis dan sahabat dekat. Bagi Happy, Nadiem dan Franka sudah seperti keluarga sendiri.

Sebagai aktris serba bisa yang juga aktif di dunia seni dan budaya, Happy Salma sering terlibat dalam berbagai proyek kreatif. Kehadirannya di persidangan bukanlah hal yang biasa bagi seorang selebriti. Ia datang dengan tujuan murni memberikan doa dan dukungan.

“Yang pasti bagi saya sebagai sahabat, sebagai keluarga. Saya sama istrinya Nadiem, Franka, kan kita berpartner kerja sudah lebih dari 10 tahun. Hanya ingin mendoakan, memberikan dukungan, memberikan perasaan bahwa kita mendukung,” ujar Happy Salma sebelum sidang.

Happy Salma mengaku kecewa berat dengan vonis tersebut dan berharap proses hukum masih bisa memberikan keadilan.

Happy juga menyatakan salut kepada orang-orang di birokrasi yang berani, meski ia sendiri memilih jalur seni karena merasa takut terjerat masalah serupa.

Latar Belakang Kasus dan Reaksi Publik

Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek Nadiem Anwar Makarim (tengah) menemui pengemudi gojek seusai mengikuti sidang pembacaan putusan (vonis) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (30/6/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz]
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek Nadiem Anwar Makarim (tengah) menemui pengemudi gojek seusai mengikuti sidang pembacaan putusan (vonis) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (30/6/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz]

 

Kasus yang menjerat Nadiem Makarim berawal dari proyek pengadaan perangkat teknologi pendidikan di masa pandemi. Proyek Chromebook ini dimaksudkan untuk mendukung pembelajaran daring, namun kemudian diduga mengandung unsur korupsi.

Vonis 10 tahun ini menjadi perhatian besar karena Nadiem adalah sosok yang dikenal sebagai inovator pendiri Gojek, yang sukses membawa nama Indonesia di kancah global.

Reaksi publik pun beragam. Banyak pendukung Nadiem, termasuk para mitra pengemudi Gojek, hadir di persidangan dengan mengenakan kemeja putih dan memberikan bunga mawar kuning sebagai simbol dukungan.

Selebriti lain seperti Riri Riza, Mira Lesmana, Jajang C Noer, dan beberapa tokoh hukum juga turut hadir. Namun, momen Happy Salma yang menangis menjadi salah satu yang paling menyentuh hati banyak orang.

Happy Salma sendiri mengaku kaget melihat langsung proses persidangan. Ia mendapatkan banyak pelajaran tentang sistem peradilan dan pentingnya transparansi.

Meski kecewa, ia tetap percaya bahwa Nadiem masih bisa memperjuangkan keadilan melalui upaya hukum selanjutnya, seperti banding.

Kisah persahabatan Happy Salma dan Nadiem Makarim mengingatkan kita bahwa di balik jabatan dan prestasi, ada sisi manusia yang rapuh. Happy sering menggunakan platformnya untuk isu-isu sosial dan budaya. Kehadirannya kali ini menjadi contoh bahwa dukungan sejati tak selalu harus terlihat megah, tapi bisa datang dalam bentuk kehadiran dan air mata yang tulus.