Gedung Lapuk dan Nyaris Ambruk, 28 Siswa TK Gaya Baru Solo Direlokasi, Renovasi Rp 150 Juta Disiapkan

Gedung Lapuk dan Nyaris Ambruk, 28 Siswa TK Gaya Baru Solo Direlokasi, Renovasi Rp 150 Juta Disiapkan

SOLO, KOMPAS.com - Sejumlah 28 siswa TK Gaya Baru III Kampung Ngoresan, Kelurahan/Kecamatan Jebres, Kota Solo direlokasi ke SDN Bulukantil Jebres, Rabu (29/7/2026).

Relokasi tersebut lantaran gedung TK Gaya Baru III lapuk, mengalami sejumlah kerusakan yakni, atap gedung sekolah melengkung, kerangka atap rapuh, plafon nyaris ambrol, dan kuda-kuda bangunan yang telah retak.

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani mengatakan, relokasi dilakukan lantaran kondisi sekolah tidak aman untuk para siswa melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM).

"Ternyata juga kita bisa lihat ini memang kurang aman untuk anak-anak belajar, sehingga anak-anak sekarang sudah dipindahkan ke tempat yang lebih aman, yaitu di SDN Bulukantil," ujar Astrid saat meninjau TK Gaya Baru III, Rabu (29/7/2026).

Pihaknya mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) akan fokus untuk mengawal proses renovasi bangunan TK Gaya Baru III yang segera akan dilakukan.

"Nanti yang pertama adalah aman untuk bisa ditempati anak-anak belajar. Khususnya di atap, ya. Tapi juga kami sekaligus meninjau apa saja yang dibutuhkan dalam rangka proses belajar mengajar supaya bisa lebih optimal lagi," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan (Disdik) Solo, Eni Idayati mengatakan, usulan renovasi TK Gaya Baru III telah disetujui.

Dianggarkan Rp 150 juta

Ruang kelas TK Gaya Baru III Jebres Solo atapnya melengkung, berlubang dan hampir ambrol, Selasa (28/7/2026)
Ruang kelas TK Gaya Baru III Jebres Solo atapnya melengkung, berlubang dan hampir ambrol, Selasa (28/7/2026)

Dana hibah Pemkot Solo sebesar ratusan juta rupiah akan digelontorkan.

"Kami dari Dinas Pendidikan menginformasikan bahwa usulan untuk renovasi TK Gaya Baru III sudah masuk anggaran sebesar Rp 150 juta. Mohon doanya semoga segera bisa terealisasi," ujar Eni, Rabu (29/7/2026).

"Mohon dukungan Ibu, semoga bisa segera realisasi. Dan yang terpenting anak-anak saat ini sudah belajar di tempat yang aman dan nyaman," tambahnya.

Mengenai kapan renovasi tersebut mulai dilakukan, pihaknya belum dapat menjelaskan.

"Yang jelas sudah masuk anggaran. Untuk kapannya, kami tidak bisa matur (mengatakan). Yang jelas sudah masuk Rp 150 juta," terangnya.

Kepala Sekolah TK Gaya Baru III, Nanik Santoso merasa bersyukur penantian renovasi sekolah sejak 2018 akhirnya terealisasi di tahun 2026.

"Saya bersyukur alhamdulillah, mengucapkan terima kasih kepada Allah dan kepada Dinas juga yang sudah rontor-ronto, Bunda PAUD, Ibu Wakil Wali Kota juga, semuanya pihak Kelurahan juga sangat membantu. Media juga membantu ya," terangnya.