KOMPAS.com - OpenAI menjalin kerja sama dengan perusahaan penyedia gambar dan foto kenamaan, Getty Images. Kerja sama ini diumumkan Getty Images pada Minggu (21/6/2026).
Lewat kesepakatan ini, foto-foto berlisensi milik Getty akan mulai ditampilkan di layanan pencarian dan fitur penemuan konten (search and discovery) ChatGPT.
Artinya, ketika pengguna ChatGPT mencari informasi yang membutuhkan ilustrasi visual, chatbot AI tersebut dapat menampilkan foto asli dari koleksi Getty Images, bukan hanya gambar hasil generasi AI.
Namun, kedua perusahaan tidak mengungkap nilai kontrak maupun detail finansial dari kesepakatan tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, CEO Getty Images Craig Peters mengatakan bahwa kehadiran gambar berlisensi akan membuat pengalaman pencarian berbasis AI menjadi lebih terpercaya.
"Konten visual berkualitas tinggi dan berlisensi membuat pencarian dan penemuan berbasis AI menjadi lebih berguna dan lebih dapat dipercaya," kata Peters.
Menurut dia, kerja sama ini akan menghadirkan pengalaman visual yang lebih kaya bagi pengguna ChatGPT.
Sementara bagi para kontributor Getty Images, kerja sama ini diyakini berpotensi membawa dampak positif. Dengan foto mereka ditampilkan di ChatGPT, peluang karya untuk dilihat oleh audiens yang lebih luas menjadi semakin besar.
Dalam skema distribusi konten Getty, penayangan (display) biasanya tetap disertai atribusi dan dapat diarahkan ke lisensi atau pembelian.
Artinya, eksposur tambahan dari platform AI seperti ChatGPT bisa membuka peluang pendapatan baru bagi fotografer dan kreator yang menyumbangkan karya mereka ke Getty Images.
Berubah dari lawan jadi mitra
Kesepakatan ini menarik perhatian karena Getty Images sebelumnya dikenal sebagai salah satu perusahaan yang cukup vokal mengkritik industri AI generatif.
Pada 2022, Getty melarang gambar hasil AI masuk ke platformnya. Setahun kemudian, perusahaan juga meluncurkan generator gambar AI sendiri yang dilatih menggunakan koleksi foto miliknya.
Getty bahkan sempat menggugat perusahaan AI Stability AI karena diduga menggunakan jutaan foto tanpa izin untuk melatih model AI pembuat gambar. Namun kini, Getty justru memilih bekerja sama dengan salah satu pemain terbesar di industri AI.
Mark Zgutowicz, analis dari perusahaan jasa keuangan dan perbankan investasi Benchmark Company, menilai langkah ini dapat mengubah persepsi investor terhadap Getty Images yang selama beberapa tahun terakhir tertekan oleh perkembangan AI.
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app