Francesco Bagnaia Resmi Tinggalkan Ducati

Francesco Bagnaia Resmi Tinggalkan Ducati

JAKARTA, KOMPAS.com - Era baru akan segera dimulai pada musim MotoGP 2027. Tidak hanya menyuguhkan regulasi mesin baru 850 cc, musim tersebut juga akan menjadi babak baru bagi Francesco "Pecco" Bagnaia yang dipastikan bakal berpisah dengan Ducati.

Setelah delapan musim berbakti bagi pabrikan Borgo Panigale dan sukses mempersembahkan dua gelar juara dunia di tim pabrikan, Bagnaia memilih untuk menyudahi kebersamaannya pada akhir musim ini.

Langkah ini menjadi keputusan besar, mengingat Pecco telah menghabiskan seluruh karier balapnya di kelas utama bersama Ducati.

Pecco pertama kali menapakkan kaki di MotoGP bersama tim satelit Pramac Ducati pada 2019, sebelum akhirnya dipromosikan ke tim pabrikan Ducati Lenovo pada 2021 hingga saat ini.

Ducati mempertahankan gelar juara dunia MotoGP lewat Francesco Bagnaia
Ducati mempertahankan gelar juara dunia MotoGP lewat Francesco Bagnaia

Secara statistik, pebalap asal Italia ini merupakan pebalap paling sukses dalam sejarah Ducati di MotoGP. Pecco tercatat sudah mengantongi dua gelar juara dunia, 31 kemenangan podium pertama, 63 total podium, serta 28 kali pole position.

Pecco juga menjadi pebalap pertama Ducati yang berhasil meraih gelar juara dunia berturut-turut di era MotoGP, yakni 2022 dan 2023. Ia juga mematahkan kutukan pebalap yang menggunakan nomor start 1 tidak bisa mempertahankan gelar.

Menanggapi perpisahan ini, General Manager Ducati Corse, Luigi (Gigi) Dall'Igna, memberikan apresiasi mendalam terhadap dedikasi dan perjalanan panjang yang telah mereka lalui bersama.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Ducati Corse (@ducaticorse)

“Pecco adalah salah satu pebalap yang langsung memancarkan percikan api. Kami mencarinya dan menginginkannya sejak usia sangat muda untuk membangun proyek di sekitarnya. Dia cepat dan, yang terpenting, cerdas. Tujuannya adalah untuk membawa Desmosedici GP ke potensi penuhnya. Kami berhasil mencapainya," ujar Dall'Igna, dikutip dari Crash.net, Rabu (24/6/2026).

“Terima kasih atas kerja seluruh tim dan teknologi, tetapi yang terpenting berkat bakat Pecco, yang 15 tahun kemudian, telah membawa Ducati merah kembali ke puncak klasemen. Selama musim-musim yang kami lalui bersama, kami telah membangun hubungan yang matang dan solid, yang didasarkan pada rasa syukur, kepercayaan, dan rasa hormat," kata Dall'Igna.

Pebalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, sukses memastikan pole position usai mencatat waktu tercepat dalam sesi Kualifikasi MotoGP Malaysia 2024 di Sirkuit Sepang, 2 November 2024. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Pebalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, sukses memastikan pole position usai mencatat waktu tercepat dalam sesi Kualifikasi MotoGP Malaysia 2024 di Sirkuit Sepang, 2 November 2024. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)

Dall'Igna menambahkan, Pecco akan selamanya menjadi juara dalam sejarah Borgo Panigale dan dalam sejarah pribadi dirinya.

Bagnaia dikabarkan akan bergabung dengan Aprilia untuk musim depan. Dia akan menggantikan Jorge Martin, untuk menjadi rekan setim Marco Bezzecchi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app

Pebalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, sukses memastikan pole position usai mencatat waktu tercepat dalam sesi Kualifikasi MotoGP Malaysia 2024 di Sirkuit Sepang, 2 November 2024. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Pebalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, sukses memastikan pole position usai mencatat waktu tercepat dalam sesi Kualifikasi MotoGP Malaysia 2024 di Sirkuit Sepang, 2 November 2024. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)(AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA)