KOMPAS.com - Pencetak dua gol Spanyol dalam laga melawan Austria di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Mikel Oyarzabal nyatanya punya rahasia di balik produktivitasnya di lini depan.
Mikel Oyarzabal mampu tampil produktif dengan mencetak dua gol saat Spanyol menang atas Austria 3-0 di babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat pada Jumat (3/7/2026) pagi WIB.
Dua gol di laga kontra Austria dicetak oleh Oyarzabal pada menit ke-36 dan 89, serta Pedro Porro (66') membawa Spanyol ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, menunggu sang lawan, yaitu Portugal atau Kroasia.
Oyarzabal, sosok penyerang produktif yang tekuni hoki
Penyerang Real Sociedad itu memang menjadi sosok yang produktif dan telah mengemas empat gol sepanjang perjalanan bersama timnas Spanyol di Piala Dunia 2026.
Sebelum kemudian membela timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Oyarzabal tampil produktif bersama Sociedad dengan mengemas 15 gol di Liga Spanyol.
Dalam sebuah wawancara bersama BBC, Oyarzabal mengungkap rahasia dirinya tampil produktif di lini depan.
Usut punya usut, sebelum kemudian menekuni sepak bola, pemain 28 tahun ini sempat aktif dalam olahraga hoki.
Oyarzabal mengaku selama menekuni hoki, dirinya juga aktif mencetak banyak gol dan rasa lapar untuk melakukannya terus muncul hingga menjadi pemain sepak bola.
"Dulu saya bermain hoki dan mencetak banyak gol," ujarnya.
"Selalu ada suara di benak saya yang berkata, 'Tidak masalah jika kamu melewatkan satu kesempatan, masih akan ada kesempatan lainnya'."
"Saya punya naluri tajam untuk mencetak gol, dan suara itu selalu terngiang di benak saya," imbuh Oyarzabal.
Ubah Posisi, Jadi Makin Produktif
Oyarzabal pun mengakui bahwa perubahan posisi dari penyerang sayap ke penyerang tengah juga memperbaiki naluri golnya.
Menurut statistik transfermarkt, sang pemain baru ditempatkan di posisi penyerang tengah pada musim 2018/2019, tetapi baru mendapatkan banyak laga di posisi tersebut pada 2024-2025 dengan catatan 28 kali bermain dan mencetak delapan gol
Sementara, dari 31 kali pertandingan ditempatkan di posisi tersebut selama musim 2025-2026, 15 gol mampu diciptakan oleh Oyarzabal.
Dari statistik tersebut posisi ini nyatanya berdampak pada sang pemain yang selama karier profesionalnya baru membela satu klub, yaitu Real Sociedad.
Dia mengaku bahwa menjadi penyerang tengah membuatnya tak bisa berlama-lama dengan bola dan hanya punya sedikit momen untuk mengubah sebuah umpan menjadi gol.
"Pemain di posisi lain perlu lebih sering menguasai bola atau lebih banyak terlibat dalam permainan agar merasa telah tampil baik," ujar Oyarzabal
"Namun, jika Anda bermain lebih ke depan, terutama sebagai penyerang seperti saya dan segalanya bergantung pada beberapa momen krusial. Kami sering kali harus memiliki insting untuk menebak ke mana bola akan jatuh atau di posisi mana kami harus berdiri demi mendapatkan peluang mencetak gol," imbuhnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang