Antisipasi Hama Tikus Jelang Kemarau, Pemkab Karanganyar Lepasliarkan Tyto Alba

Antisipasi Hama Tikus Jelang Kemarau, Pemkab Karanganyar Lepasliarkan Tyto Alba

KARANGANYAR, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar bergerak cepat mengantisipasi potensi serangan hama tikus saat memasuki musim kemarau dengan melepasliarkan burung hantu jenis tyto alba.

Berdasarkan data resmi dari Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar, total luasan lahan pertanian di wilayah tersebut yang masuk dalam zona rawan dan perlu diwaspadai terkait ancaman serangan hama tikus mencapai 27 hektare.

Kepala Dispertan PP Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai upaya taktis untuk mengantisipasi adanya lonjakan serangan hama tikus yang dapat merugikan para petani.

Dari total luas lahan rawan tersebut, dinas terkait telah melakukan pengamanan dan pengendalian hama tikus di lahan seluas 12 hektare hingga Juni 2026.

"Biasanya kemarau itu nanti akan merebak (serangan hama tikus), nah itu kita mengadakan pengendalian dengan unsur alami burung hantu tyto alba," katanya kepada Kompas.com, Kamis (02/07/2026).

40 Ekor Burung Hantu Tyto Alba

Feriana menjelaskan, saat ini sudah ada 100 unit rumah burung hantu (rubuha) bantuan dari Bank Indonesia (BI) serta 40 ekor burung hantu tyto alba dari pemerintah daerah yang dibagikan secara merata kepada kelompok tani di 10 kecamatan.

Oleh karena itu, dinas mengimbau agar para petani tidak perlu terlalu cemas dengan adanya ancaman hama pengerat yang dapat merusak kualitas tanaman padi tersebut.

Sebagai langkah keberlanjutan, pihaknya juga berencana melangsungkan gerakan massal pengendalian hama tikus di wilayah Desa Pablengan, Kecamatan Matesih pada pekan depan.

Adapun penyaluran bantuan sarana pengendalian hama tikus ini telah dilakukan secara simbolis di wilayah Dusun Tangkilan, Desa Bangsri, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar pada Kamis siang.

Petani sebagai Garda Terdepan Pahlawan Pangan

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menegaskan bahwa para petani memiliki peran yang sangat strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga ketersediaan komoditas pangan.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan program kerja yang berpihak kepada kesejahteraan petani, mulai dari peningkatan sarana produksi hingga pendampingan intensif dalam menghadapi tantangan di lapangan.

"Petani adalah pahlawan pangan. Keberhasilan sektor pertanian merupakan fondasi utama dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan terus mendampingi dan memperkuat upaya petani agar hasil produksi semakin meningkat," ucapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang