Aljazair dan Austria lolos ke Piala Dunia setelah akhir pertandingan yang gila-gilaan: skenario terburuk Iran menjadi kenyataan

Aljazair dan Austria lolos ke Piala Dunia setelah akhir pertandingan yang gila-gilaan: skenario terburuk Iran menjadi kenyataan

Setelah akhir pertandingan yang menegangkan antara Aljazair dan Austria, kedua negara tersebut berhasil lolos ke babak gugur Piala Dunia. Baik Aljazair maupun Austria hanya membutuhkan satu poin, tetapi setelah Riyad Mahrez mencetak gol menjadi 3-2 pada masa tambahan waktu, Austria tiba-tiba hanya memiliki beberapa menit untuk menghindari tersingkir. Pada menit ke-96, Sasa Kalajdzic mencetak gol yang mungkin menjadi gol terpenting dalam kariernya: 3-3. Iran tersingkir akibat hasil imbang ini.

Pertandingan ini sebelumnya banyak dibicarakan karena banyaknya kemungkinan hasil. Hasil imbang tanpa gol sempat mengancam, karena jika itu terjadi, Austria dan Aljazair pasti lolos ke babak berikutnya. Kekalahan akan menjadi akhir yang fatal bagi Aljazair maupun Austria. Jika berakhir imbang, Iran-lah yang akan menjadi korban.

Pada fase awal, kedua tim tidak terlalu gencar menyerang. Sebuah umpan terobosan indah dari David Alaba mengubah alur permainan secara drastis. Umpannya yang dalam tepat menembus lini pertahanan Aljazair. Marko Arnautovic menyambar bola dan dengan tenang mengarahkannya ke gawang Oussama Benbot: 0-1.

Gol tersebut mengubah segalanya secara drastis bagi Aljazair, yang tiba-tiba harus mencetak gol untuk menghindari tersingkir. Les Fennecs beberapa kali mengancam gawang Austria, namun ketajaman dalam penyelesaian akhir masih kurang.

Menjelang akhir babak pertama, Aljazair akhirnya berhasil menyamakan kedudukan. Sebuah umpan panjang, yang secara mengejutkan bagi mantan pemain PSV Phillipp Mwene, masuk ke gawang melalui tiang sudut. Mahrez mengambil bola dan mengoper ke Rafik Belghali, yang setelah beberapa gerakan (pura-pura) yang indah menciptakan ruang untuk melepaskan tendangan keras ke sudut dekat: 1-1.

Sepuluh menit setelah babak kedua dimulai, Austria kembali unggul berkat gol indah dari Marcel Sabitzer. Gelandang tersebut menerima umpan silang yang sangat baik dari Konrad Laimer dan langsung melepaskan tendangan keras dari tepi kotak penalti tanpa mengontrol bola terlebih dahulu: 2-1.

Lima menit setelah momen mengecewakan itu, Mahrez tampil saat Aljazair paling membutuhkannya. Houssem Aouar dengan cemerlang melewati lawan langsungnya dan memberikan umpan sempurna kepada Mahrez, yang dengan kaki kirinya yang andalan melepaskan tendangan keras ke gawang: 2-2.

Pertandingan ini pun tak berakhir imbang, meski fase akhir pertandingan tampak seperti itu. Aljazair mengoper bola dengan tenang dan Austria sama sekali tidak keberatan. Tepat ketika sepertinya tidak akan terjadi apa-apa lagi, Mahrez menerima umpan terobosan. Pemain sayap itu mencetak gol dan membuat Austria benar-benar tercengang: 3-2.

Pada menit ke-96, terjadi satu lagi kejutan besar. Austria harus mencetak gol untuk menghindari tersingkir dan berhasil melakukannya pada menit ke-96. Kalajdzic mencetak gol dan memicu euforia total di Austria: 3-3. Iran harus pulang.