KAI Commuter mengamankan seorang pria yang viral karena bergelantungan di sisi luar gerbong kereta Commuter Line relasi Tanjung Priok–Jakarta Kota, yang terjadi pada Kamis (23/7).
Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, aksi berbahaya tersebut terjadi saat rangkaian Commuter Line No. 2247A memasuki Stasiun Ancol sekitar pukul 16.48 WIB.
“Petugas pengamanan stasiun yang sedang bertugas melihat seorang pria yang tidak dikenal berada di sisi luar pintu kereta kedua dari depan. Petugas kemudian segera mengamankan yang bersangkutan dan membawanya ke Pos Pengamanan di Stasiun Ancol untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Leza dalam keterangannya yang diterima kumparan, Jumat (24/7).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pria tersebut mengaku berada di bawah pengaruh alkohol saat melakukan aksinya. Ia bergelantungan di sisi luar kereta sejak Commuter Line berangkat dari Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) hingga tiba di Stasiun Ancol.
“Sebelum kejadian, yang bersangkutan juga diketahui memasuki area jalur rel tanpa hak meskipun telah mendapat teguran dari petugas,” ujar Leza.
Usai menjalani pemeriksaan, pria tersebut diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. KAI Commuter juga memasukkan identitasnya ke dalam database CCTV analytics sebagai bentuk blacklist sebelum akhirnya dikeluarkan dari area layanan Commuter Line sesuai prosedur.
KAI Commuter Ingatkan Bahaya Bergelantungan di Luar Kereta
Leza menegaskan, tindakan bergelantungan di sisi luar kereta maupun memasuki jalur rel tanpa izin merupakan perilaku yang sangat berbahaya. Selain membahayakan diri sendiri, aksi tersebut juga berpotensi mengganggu operasional perjalanan kereta.
“Kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di area jalur rel maupun bergelantungan di bagian luar kereta. Tindakan tersebut sangat membahayakan keselamatan dan dapat mengganggu operasional perjalanan Commuter Line. Keselamatan pengguna dan masyarakat merupakan prioritas utama kami,” kata Leza.
KAI Commuter juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi seluruh aturan selama berada di area stasiun maupun saat menggunakan Commuter Line. Masyarakat yang melihat tindakan yang membahayakan keselamatan perjalanan kereta diminta segera melaporkannya kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti.
“Kami berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh pengguna dengan memperkuat pengawasan serta mengedepankan edukasi mengenai pentingnya keselamatan di lingkungan perkeretaapian,” tutup Leza.
Sebelumnya, video seorang pria bergelantungan di sisi luar KRL viral di media sosial. Dalam video tersebut, pria yang mengenakan topi dan kemeja hitam terlihat bergelantungan di bagian luar kereta sambil mengangkat satu tangannya ketika kereta melaju.