- Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah menjalani pemeriksaan oleh tim khusus Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi PT Asabri pada Jumat.
- Penyidik mengajukan 18 pertanyaan kepada Febrie mengenai dugaan penerimaan uang Rp50 miliar serta kepemilikan aset rumah dan kafe.
- Kuasa hukum menyatakan Febrie menjawab seluruh pertanyaan dengan baik dan penyidik tidak melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan.
Suara.com - Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, telah rampung diperiksa oleh tim khusus yang dibentuk Korps Adhyaksa.
Total ada 18 pertanyaan yang diajukan kepada Febrie terkait kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) PT Asabri.
Kuasa hukum Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, mengatakan penyidik tidak melakukan penahanan terhadap Febrie usai pemeriksaan.
“18 pertanyaannya sudah dijawab dengan baik, dan kesimpulannya tidak ada penahanan,” kata Hotman Paris di Kejaksaan Agung, Jumat (17/7/2026).
“Diperiksa sebagai tersangka, dan tidak ada penahanan hari,” imbuhnya.
Hotman mengaku pemeriksaan terhadap Febrie hanya sebatas perkara PT Asabri. Sementara itu, dua perkara lainnya, yakni kasus blackout di Sumatera dan dugaan korupsi di PT Krakatau Steel, belum diperiksa.
Hotman mengatakan, dari 18 pertanyaan yang diajukan penyidik kepada Febrie, seluruhnya berkaitan dengan dugaan penerimaan uang sebesar Rp50 miliar dari Tan Kian.
“Jawabannya tidak, itu yang pertama. Yang jelas menyangkut duit tidak ada,” tegas Hotman.
Selanjutnya, terkait kepemilikan Cafe de'Klan, Hotman mengaku kafe tersebut berdiri di atas tanah sewaan.
Terkait rumah di kawasan Sentul, Hotman mengatakan rumah tersebut telah diserahkan dan digunakan oleh Don Ritto sejak 2022.
“Sudah dipakai dan dia juga berhak renovasi. Jadi total enggak ada lagi penguasaan secara fisik,” jelas Hotman.
“Demikian juga money changer juga dia tidak ada kaitan apapun. Jadi baik mengenai renovasi kenapa ada tempat uang di resto maupun di Sentul, dia tidak tahu-menahu,” imbuhnya.
Hotman mengaku Febrie juga tidak mengetahui jika Don Ritto melakukan renovasi rumah tersebut karena rumah itu telah digunakan oleh Don Ritto sejak 2022.
“Renovasi kecil-kecil di dalam kan ya tidak diketahui oleh Pak Febrie,” jelasnya.