Seorang Lansia di Fakfak Dibacok Kerabatnya Gara-gara Selang Air

Seorang Lansia di Fakfak Dibacok Kerabatnya Gara-gara Selang Air

MANOKWARI, KOMPAS.com - Baco (70) kaget dihantam benda tajam dari bagian pipi sebelah kiri di Kampung Perwasak, Distrik Fakfak Barat, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (15/7/2026).

Pelaku diduga berinisial KR alias Kadir (68) yang diketahui masih kerabat korban. Ketua RT setempat, Moksen mengaku, kaget saat mendengar informasi terkait insiden tersebut.

"Kami kaget mendengar informasi korban sudah dibacok oleh pelaku," kata Moksen.

Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak mengatakan, saat ini pihaknya telah mengamankan KR di Polres Fakfak.

"Sudah kita amankan," kata Naim.

Kapolres menyebut, korban mengalami dua luka sobek di bagian pipi akibat benda tajam, dan satu luka sobek di bagian bahu sebelah kiri.

"Korban sedang dirawat di rumah sakit," kata Kapolres.

Sementara, barang bukti sebilah parang telah diamankan.

Gara-Gara Selang Air

Peristiwa pembacokan ini berawal gara-gara selang air milik korban melintas di halaman depan rumah pelaku menuju bak penampungan air umum, Senin (13/7/2026).

Akibat tidak terima, korban dan pelaku akhirnya cekcok.

"Pelaku tidak menerima pemasangan selang tersebut karena dianggap melewati halaman rumahnya," kata Kapolres.

Bak penampungan air tersebut merupakan bantuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Tahun 2007 yang berada di belakang rumah pelaku.

"Sekitar pukul 06.30 WIT, saat korban berjalan kaki menuju Pos Kamling RT 004 untuk mematikan lampu pos, pelaku yang hendak menuju kebun bertemu dengan korban di depan Pos Kamling. Selanjutnya terjadi penganiayaan menggunakan parang/golok terhadap korban," tuturnya.

Setelah melihat korban dalam kondisi bersimbah darah, salah seorang warga segera membawa korban menggunakan sepeda motor menuju Puskesmas Fakfak Barat di Kampung Werba untuk memperoleh pertolongan medis.

Karena keterbatasan fasilitas medis di Puskesmas Fakfak Barat, tenaga kesehatan menerbitkan surat rujukan sehingga korban selanjutnya dibawa ke UGD RSUD Fakfak untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang