Kesepakatan Final: Al Ahli Rampungkan Transfer Abdullah Radif Setelah Al Ittihad Mundur

Kesepakatan Final: Al Ahli Rampungkan Transfer Abdullah Radif Setelah Al Ittihad Mundur

Mantan penyerang Al Hilal jadi rekrutan terbaru "Al Raqi"

Klub Al Ahli Saudi memastikan transfer Abdullah Radif, mantan penyerang Al Hilal, pada bursa transfer musim panas ini, setelah tetangga sekaligus rival tradisionalnya, Al Ittihad, mundur dari upaya merekrutnya.

Al Hilal mengumumkan, pada 7 Juli lalu, kepergian Abdullah Radif dari skuadnya secara permanen, setelah 5 tahun sejak dipromosikan ke tim utama, yang selama itu ia dipinjamkan ke klub Al Taawoun, Al Shabab, Al Ettifaq, dan Al Feiha.

Surat kabar Saudi "Asharq Al-Awsat" menyebutkan bahwa Al Ahli telah menyepakati kepindahan Abdullah Radif ke skuadnya pada bursa transfer musim panas ini, dengan kontrak berdurasi 4 tahun ke depan, yang berakhir pada 2030.

Radif sebenarnya sudah menyepakati kepindahan ke skuad Al Ittihad, dengan kontrak berdurasi 3 musim, yang selama itu ia akan menerima 27 juta riyal, atau 9 juta per musim, sebelum "Sang Dekan" mundur karena tidak tersedianya likuiditas finansial yang diperlukan untuk menuntaskan transfer tersebut.

Radif diperkirakan akan menjadi penyerang ketiga Al Ahli, bersaing dengan pemain Brasil Ricardo Matias, di belakang pemain Inggris Ivan Toney dan pemain Saudi Firas Al Buraikan.

Dengan demikian, pemain berusia 23 tahun itu akan menjadi rekrutan keenam Al Ahli pada bursa transfer musim panas ini, setelah pemain Gambia Aboubakar Sidi Kanté, pemain Portugal Francisco Trincão, pemain Armenia Eduard Spertsyan, serta dua pemain Saudi Mishal Al Mutairi dan Nayef Masoud.

Perlu dicatat bahwa pengalaman terakhir penyerang muda Saudi itu adalah bersama klub Al Feiha selama paruh kedua musim lalu, yang selama itu ia hanya tampil di 8 pertandingan, tanpa mencetak satu gol pun, sementara ia menciptakan dua assist.