KOMPAS.com - Presiden kompetisi bergengsi Liga Spanyol (LaLiga), Javier Tebas, secara terbuka menyatakan bahwa penyelenggaraan musim 2025-2026 merupakan salah satu musim dengan pencapaian terbaik sepanjang sejarah.
Kesuksesan finansial LaLiga ini tampaknya juga sejalan dengan pamor para pemainnya, seperti Lamine Yamal, Mikel Oyarzabal, dan Pedro Porro, yang tampil impresif dan sukses membawa nama baik Timnas Spanyol di kancah internasional.
Musim ini berhasil membukukan rekor luar biasa dalam hal pendapatan, lonjakan jumlah penonton, hingga perluasan jangkauan penyiaran dan ekspansi global.
Mengacu pada laporan keuangan resmi, keuntungan sepak bola profesional Spanyol yang telah dinormalisasi pada kampanye kali ini menembus angka 5,464 miliar euro, mencerminkan kenaikan sebesar 8,1 persen dari periode sebelumnya.
Ini menandai pencapaian penting bagi LaLiga karena sukses membukukan pendapatan di atas 5 miliar euro selama dua musim beruntun, sebuah tren positif yang berhasil dipertahankan secara ajek sepanjang rentang LaLiga 2024-2026.
"Kami tidak hanya mencatatkan pertumbuhan ekonomi dan komersial, tetapi juga memperkuat posisi sebagai kompetisi global melalui inovasi, perlindungan hak siar, serta komitmen terhadap sepak bola yang lebih inklusif," kata Tebas dikutip dari Antara, Jumat (17/7/2026).
Ekspansi Komersial dan Lonjakan Penonton
Sebagai langkah strategis untuk musim kompetisi 2026/2027 mendatang, pimpinan liga tersebut memaparkan bahwa pihaknya telah menggandeng sejumlah mitra bisnis baru.
Sponsor seperti Duracell merapat untuk tingkat internasional, sementara merek Airbnb dan Volkswagen memperkuat dominasi pasar domestik.
Dari segi kehadiran suporter di stadion, kompetisi teratas di Spanyol ini berhasil mencatat angka fantastis dengan total melampaui 11,6 juta penonton untuk pertama kalinya.
Tingkat okupansi stadion pun mengalami peningkatan menjadi 84,9 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan capaian musim sebelumnya yang berada di angka 84,5 persen.
Pertumbuhan Hak Siar dan Pemberantasan Pembajakan
Pada ranah komersial, proyeksi nilai kontrak hak siar domestik untuk periode 2027 hingga 2032 diperkirakan melambung melewati 6,135 miliar euro.
Angka tersebut menandakan pertumbuhan hampir 9 persen jika disandingkan dengan kesepakatan sebelumnya yang bernilai 5,628 miliar euro.
Selain itu, taksiran nilai hak siar domestik per musimnya kini diproyeksikan menyentuh angka sekitar 990 juta euro.
Javier Tebas mengeklaim bahwa langkah tegas yang diambil liga telah sukses menekan tingkat pembajakan digital hingga 60 persen.
Lebih lanjut, kolaborasi bersama berbagai raksasa teknologi dunia semakin diperluas demi mendistribusikan siaran internasional secara maksimal, ditambah dengan optimalisasi teknologi kecerdasan buatan (AI) serta pengolahan data.
Di samping pertumbuhan bisnis, kompetisi LaLiga tetap mengutamakan nilai-nilai sosial lewat kampanye antidiskriminasi dan inisiatif LALIGA Genuine yang pada musim ini berhasil merangkul 50 klub serta lebih dari 1.400 pemain.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang