2 Dugaan Bunuh Diri di Kuningan Jaksel, Alarm bagi Orang Terdekat

2 Dugaan Bunuh Diri di Kuningan Jaksel, Alarm bagi Orang Terdekat

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam kurun waktu sepekan, dua peristiwa kematian terjadi di kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Korbannya berasal dari latar belakang berbeda, tetapi keduanya menjadi pengingat akan pentingnya kepekaan orang-orang terdekat terhadap perubahan perilaku seseorang.

Peristiwa pertama menimpa pria berinisial WH (47), yang ditemukan meninggal dunia di kamar sebuah hotel bintang lima pada Rabu (15/7/2026).

Beberapa hari kemudian, Sabtu (18/7/2026), pengacara berinisial RMN (28) ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen di kawasan yang sama.

Meski kedua kasus masih ditangani polisi, psikolog mengingatkan bahwa seseorang yang memutuskan mengakhiri hidup umumnya tidak dipengaruhi oleh satu penyebab saja.

Dukungan dari keluarga, teman, dan lingkungan sekitar menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan.

Pesan maaf yang memicu kecurigaan

Kasus pertama yang menyita perhatian publik adalah meninggalnya WH di sebuah hotel di Setiabudi.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan, dugaan sementara korban meninggal dunia karena mengakhiri hidupnya sendiri.

"Bahwa dugaan meninggal dunia karena dugaannya ya mengakhiri hidupnya sendiri," kata Joko saat dihubungi melalui telepon, Jumat (17/7/2026).

Sebelum ditemukan meninggal, WH sempat mengirimkan pesan permintaan maaf kepada istrinya melalui WhatsApp. Pesan tersebut membuat istrinya curiga karena dinilai tidak biasa.

"Iya, (korban) sempat minta maaf lewat WA, kemudian, istri kan curiga, istri datanglah ke hotel," ujar Joko.

Saat kamar diperiksa, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan luka tembak di kepala.

Di dekat jasad korban, polisi menemukan senjata api beserta amunisi yang disebut dimiliki secara legal.

"(Kepemilikan) senjata api juga lengkap ada suratnya kok," kata Joko.

Hingga kini, polisi menyatakan tidak menemukan indikasi tindak kriminal dalam peristiwa tersebut.