BBM Subsidi Kosong di SPBU Aceh Timur, Warga Terpaksa Beralih ke Pertamax

BBM Subsidi Kosong di SPBU Aceh Timur, Warga Terpaksa Beralih ke Pertamax

ACEH TIMUR, KOMPAS.com - Kekosongan stok bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar dan Pertalite terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Aceh Timur pada Senin (20/7/2026).

Kondisi ini memaksa sebagian masyarakat beralih ke BBM nonsubsidi seperti Pertamax, meskipun harganya lebih tinggi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah SPBU bahkan memasang papan pengumuman yang menyatakan stok Solar dan Pertalite sedang kosong.

Situasi tersebut membuat aktivitas di SPBU tampak lengang, berbeda dari biasanya yang dipadati antrean kendaraan roda dua, roda empat, hingga truk.

Salah seorang pengendara motor, Muhammad Fikri, mengaku harus berkeliling ke beberapa SPBU untuk mencari Pertalite, namun tidak berhasil menemukannya.

"Saya sudah muter beberapa kali tetapi stok Pertalite kosong, jadi terpaksa saya isi Pertamax meskipun lebih mahal, untuk scoopy saya ini kalau isi Pertamax itu 50 ribu, tapi kalau Pertalite 30 ribu sudah full, jadi bedanya 20 ribu terasa banget," tuturnya.

Mengapa stok BBM subsidi kosong?

Kekosongan stok BBM subsidi ini belum diketahui secara pasti penyebabnya. Petugas di salah satu SPBU di Idi Rayeuk membenarkan bahwa stok Solar dan Pertalite sedang tidak tersedia dan pihaknya masih menunggu pasokan dari depo.

"Kosong, Bang. Kalau kapan masuk, kami juga tidak tahu, karena itu informasinya ada di manajer atau supervisor," katanya.

Pihak PT Pertamina Patra Niaga juga menyatakan masih melakukan pengecekan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kondisi tersebut.

"Kami cek di lapangan dulu ya, ada kendala apa," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab utama kelangkaan maupun kepastian waktu normalisasi distribusi BBM subsidi di wilayah Aceh Timur.

Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah melakukan berbagai langkah untuk mengoptimalkan penyaluran BBM di wilayah Aceh.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat pasokan dari Integrated Terminal Lhokseumawe.

“Kita terus melakukan berbagai langkah percepatan distribusi sebagai upaya mempercepat normalisasi penyaluran di sejumlah wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan BBM,” kata Fahrougi.

Pertamina menyebut kondisi penyaluran BBM di wilayah Aceh secara umum mulai menunjukkan perbaikan.

Namun demikian, upaya normalisasi masih terus dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan stabil di seluruh daerah.

"Pertamina terus melakukan berbagai upaya percepatan distribusi agar kebutuhan energi masyarakat di Aceh tetap terpenuhi. Kami juga terus memonitor kondisi stok dan penyaluran di lapangan sehingga langkah-langkah mitigasi dapat dilakukan secara cepat sesuai kebutuhan," ujar Fahrougi.

Sebagian artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul BBM Subsidi Kosong di Sejumlah SPBU, Warga Aceh Timur Terpaksa Beli Pertamax.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang