- Barcelona memprioritaskan perekrutan Julian Alvarez dari Atletico Madrid untuk memperkuat lini serang sebelum akhir Juli 2026.
- Pihak Atletico Madrid bersikeras mempertahankan Julian Alvarez sehingga menghambat proses negosiasi transfer dengan manajemen Barcelona saat ini.
- Barcelona mulai menyusun rencana cadangan dengan mencari penyerang alternatif sebagai antisipasi jika kegagalan transfer Alvarez tetap terjadi.
Suara.com - Barcelona dilaporkan mulai menyiapkan alternatif di sektor penyerang di tengah belum adanya titik terang dalam upaya merekrut Julian Alvarez dari Atletico Madrid pada bursa transfer musim panas.
Melansir Barca Universal, Selasa (21/7/2026), pakar transfer Fabrizio Romano mengungkapkan, Barcelona telah menjalin komunikasi dengan sejumlah target penyerang lain sebagai langkah antisipasi apabila negosiasi untuk mendatangkan Alvarez tidak membuahkan hasil.
Meski demikian, Alvarez tetap menjadi prioritas utama klub Catalan tersebut untuk memperkuat lini depan tim asuhan Hansi Flick.
Barcelona disebut belum menyerah untuk memboyong penyerang tim nasional Argentina itu dan masih mempersiapkan satu upaya terakhir guna membuka ruang negosiasi dengan Atletico Madrid.
Presiden Barcelona Joan Laporta bersama Direktur Olahraga Deco dikabarkan berharap proses tersebut dapat memperoleh kepastian sebelum akhir Juli.
Sebelumnya, Barcelona memilih menunda komunikasi dengan Alvarez setelah sang pemain menyelesaikan tugas bersama tim nasional Argentina.
Langkah itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada pemain sebelum kembali membahas masa depannya di level klub.
Dalam waktu dekat, Barcelona berencana kembali menghubungi Alvarez, perwakilannya, serta Atletico Madrid untuk mengetahui kemungkinan tercapainya kesepakatan transfer.
Namun, sikap Atletico Madrid masih menjadi kendala utama. Menurut Romano, klub ibu kota Spanyol tersebut tetap mempertahankan pendiriannya untuk tidak melepas Alvarez, baik dalam pernyataan publik maupun pembicaraan internal.
Di tengah ketidakpastian tersebut, Barcelona mulai menyusun rencana cadangan dengan mengidentifikasi beberapa penyerang lain di Eropa.
Meski belum ada nama yang diungkap, langkah itu dilakukan agar klub memiliki alternatif apabila transfer Alvarez gagal terealisasi.
Strategi tersebut menunjukkan Barcelona tidak ingin bergantung pada satu target semata dalam upaya memperkuat lini serang menjelang bergulirnya musim baru.