JAKARTA, KOMPAS.com - NAH (37), pelapor dugaan penculikan atlet golf perempuan Jesslyn Wijaya, tiba-tiba mencabut laporannya di Polres Jakarta Pusat.
Padahal, hingga saat ini, keberadaan Jesslyn maupun kondisi terkininya belum diketahui.
"Sampai saat ini belum ada kabar soal Jesslyn," ucap kuasa hukum pelapor, Andi Darti, saat dikonfirmasi, Selasa (21/7/2026).
Saat ditanyai perihal alasan pencabutan laporan, Andi pun tidak memberikan keterangan yang jelas dan hanya menjawab singkat.
"Ya benar (laporan dicabut), sesuai yang disampaikan Kasat Reskrim kepada media," kata Andi singkat.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Hery Saputra, juga mengonfirmasi pencabutan laporan bernomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA yang sebelumnya dibuat oleh rekan korban berinisial NAH (37) tersebut.
"Iya benar (LP dugaan penculikan dicabut)," ujar Roby.
Roby menjelaskan, permohonan pencabutan laporan itu dilakukan secara langsung oleh pelapor dengan mendatangi Markas Polres Metro Jakarta Pusat pada akhir pekan lalu.
"Pengajuannya dari hari Minggu (19/7/2026), pelapor langsung datang ke Polres Jakarta Pusat," kata Roby.
Lebih lanjut, Roby mengungkapkan bahwa alasan pelapor menarik kembali laporannya adalah karena pelapor merasa bukan keluarga korban dan tidak menyaksikan langsung peristiwa tersebut.
Penyelidikan tetap berjalan
Meski laporan resmi dari pihak pelapor telah dicabut, Roby memastikan bahwa pengusutan insiden yang terjadi di Restoran Saung Kita, Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7/2026) malam itu tidak lantas dihentikan.
Pihak kepolisian merasa masih perlu mencari fakta tahu kebenaran dari peristiwa tersebut hingga tuntas.
Termasuk, mendalami apakah ada tindak pidana dalam peristiwa itu.
"Selanjutnya kami masih akan melanjutkan penyelidikan memeriksa fakta-fakta kejadian tersebut, karena sejauh ini kami belum menemukan bagaimana peristiwa ini terjadi sebenarnya," tutur Roby.
"Kami lanjutkan sampai yakin tidak terdapat perbuatan pidana dalam peristiwa ini," sambung dia.