Warga Sesalkan Aset Waduk Rawa Malang Jakut Terus Dicuri, Minta Pengamanan Diperketat

Warga Sesalkan Aset Waduk Rawa Malang Jakut Terus Dicuri, Minta Pengamanan Diperketat

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga sekitar Waduk Rawa Malang, Cilincing, Jakarta Utara (Jakut), menyayangkan aset di kawasan waduk terus menjadi sasaran pencurian.

Salah seorang warga, Ahmad Sadam (35), mengatakan pagar besi hingga kabel listrik kerap hilang dicuri oleh sekelompok orang.

"Padahal kan itu sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat umum gitu kan fasilitasnya gitu. Dan kalau dirusak gitu kan jadi istilahnya menghilangkan rasa keamanan lah di lingkungan kita, apalagi di area waduk ini," ujar Sadam saat ditemui Kompas.com, Senin (6/7/2026).

Pencurian tersebut sangat disayangkan karena aset waduk dibangun menggunakan anggaran negara.

Menurut Sadam, kerusakan fasilitas publik pada akhirnya juga merugikan masyarakat.

"Sangat kita sayangkan lah, sayangkan gitu kan. Karena kan di sini aset waduk kan, istilahnya pembangunannya juga pakai uang rakyat gitu. Ini kan juga enggak murah nih biaya pembangunannya. Cuman kalau ketika pas jadi istilahnya dirusak begini juga kita istilahnya mirislah ngelihatnya," ucap dia.

Sementara itu, Ketua RT 6/RW 10 Semper Timur, Dede Soraya (35), mengatakan pencurian pagar besi di kawasan waduk sudah terjadi berulang kali, terutama dalam dua pekan terakhir.

Para pelaku biasanya beraksi sekitar pukul 02.00 WIB.

"Kemarin itu mengambilnya yang sebelah selatan itu sampai jatuh ke kolong waduk ya. Nah, didiemin tuh, karena mereka berat mungkin ngambilnya. Enggak lama dikit, dapet dua hari, diangkatlah entah berapa orang gitu. Ada sekitar 15 orang kayaknya diangkat terus dibawa," kata Dede.

Meski pengurus RT bersama Linmas, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dan warga rutin berpatroli setiap malam, aksi pencurian masih terus terjadi.

Karena itu, Dede berharap ada petugas pengamanan khusus di kawasan waduk.

"Kalau soal pengamanan, saya sih mintanya supaya diadakan Pamdal (Pengamanan Dalam) ya. Jadi supaya kita sebagai pengurus juga lebih nggak khawatir," tuturnya.

Ia menambahkan, Bhabinkamtibmas juga rutin melakukan patroli bersama warga. Namun, karena memiliki tugas lain, pengawasan belum bisa dilakukan setiap saat.

"Kalau kepolisian sih, Bhabinkamtibmas Alhamdulillah. Dia setiap malam kalau kita itu dia datang kontrol ke sini. 'Bu RT di mana?', 'Saya di ini', 'Ayo kita kontrol yuk', 'Ayo'. Cuma ya namanya Bhabinkamtibmas kan dia ada kerjaan lain juga kan. Nah, pengennya sih itu sekalian ditangkep," ujar Dede.

Sebelumnya diberitakan, besi pembatas di Waduk Rawa Malang kembali hilang dicuri. Warga menyebut pencurian terbaru terjadi pada Minggu (5/7/2026) dini hari.

Nikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS

Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.