"Al-Akhdar" mengalami kekalahan telak dari "Al-Matador"... Lalu, apa hubungannya dengan "Al-Azraq"?
Meskipun para pendukung Saudi sedang diliputi kesedihan akibat kekalahan telak dari Spanyol di Piala Dunia 2026, mereka tetap tidak kehilangan selera humornya, dan kali ini bersama para pendukung tim nasional Kuwait.
Timnas Saudi kalah 0-4 dari timnas Spanyol dalam pertandingan yang mempertemukan keduanya pada hari Minggu di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, pada putaran kedua babak penyisihan grup Piala Dunia 2026.
Kuwait di Piala Dunia
Setelah pertandingan berakhir, para pengguna media sosial dari Arab Saudi dan Kuwait saling bertukar cuitan sarkastis yang menyatakan bahwa “Tim Biru” lah yang kalah dari Spanyol, bukan “Tim Hijau”.
Tweet-tweet tersebut muncul sebagai kelanjutan dari candaan sebelumnya, di mana para penggemar Saudi mengatakan bahwa tim nasional Kuwait-lah yang akan menghadapi tim nasional Spanyol, mengingat kekuatan juara Eropa tersebut, serta kekhawatiran akan mengalami kekalahan telak di hadapannya.
Tim nasional Kuwait belum lolos ke putaran final Piala Dunia selama 44 tahun, tepatnya sejak lolos untuk pertama dan terakhir kalinya ke Piala Dunia 1982 di Spanyol.
Kekalahan telak bagi Kuwait
Setelah pertandingan berakhir, cuitan-cuitan tersebut kembali beredar, di mana para pendukung Saudi menyatakan bahwa bukan tim nasional mereka yang kalah dalam pertandingan tersebut, melainkan tim nasional Kuwait.
Sementara itu, beberapa pengguna media sosial membagikan video yang memperlihatkan seorang suporter yang membawa bendera Kuwait di tribun Stadion Mercedes-Benz, sambil mengejek bahwa ia telah tertipu oleh kampanye satir tersebut, dan menganggap bahwa tim nasional Kuwait-lah yang akan menghadapi Spanyol.
Arab Saudi, bukan Kuwait
Hal ini tidak hanya terjadi pada suporter Saudi, karena suporter Kuwait pun membalas dengan cara yang sama, dan menganggap bahwa tim nasional mereka lah yang akan berlaga di Piala Dunia 2026, bukan "Al-Akhdar".
Sementara itu, ada pula yang mengabaikan pertandingan tersebut, setelah mengalami kekalahan telak tersebut.