KOMPAS.com - Kritikan terhadap transfer Andrey Santos ke Manchester United datang dari legenda Setan Merah, Nicky Butt, dan eks Arsenal, Emmanuel Petit yang menyebut sang pemain belum siap untuk membuktikan diri di kubu Old Trafford.
Manchester United mendatangkan Andrey Santos dari Chelsea di bursa transfer musim panas 2026 dengan dana 50 juta poundsterling (sekitar 1,2 triliun rupiah).
Usaha Manchester United mendatangkan Andrey Santos merupakan cara untuk memperkuat lini tengah seusai melepas Casemiro setelah kontraknya berakhir dan Manuel Ugarte menderita cedera serius.
Hal ini kemudian memicu komentar dari legenda Setan Merah, Nicky Butt yang menginginkan Andrey Santos segera memberikan dampak.
Butt Ingin Andrey Santos Tak Hanya Jadi Pelapis
Dilansir dari Goal, pemain asal Brasil tersebut datang bukan hanya sebagai pelapis, melainkan harus berusaha menjadi pemain utama Manchester United.
Butt berujar bahwa dirinya mengerti keinginan Manchester United untuk mendatangkan pemain muda, tetapi harga Andrey Santos membuat sang pemain seharusnya tidak hanya menjadi pelapis.
"Jika Andrey Santos didatangkan dengan harga 25-30 juta pound, hal itu bisa dimaklumi, namun, dia tidak direkrut seharga 50 juta pound hanya untuk duduk di bangku cadangan," ujar Butt.
"Dia harus menjadi pemain inti. Saya sudah beberapa kali melihatnya bermain, tetapi tidak ada hal istimewa yang membuat Anda berpikir, 'wah, kemampuan olah bolanya luar biasa' atau 'dia pemain yang sangat tangguh'."
"Bisa jadi ini langkah jenius dari tim perekrutan yang berpikir, 'pemain muda ini bakal jadi bintang besar, mari dibayar saja dengan cepat dan langsung terjunkan dia ke situasi yang menantang'."
"Namun, mengingat dia hanya tampil sebagai starter dalam 13 pertandingan untuk Chelsea musim lalu, bagi saya ini tidak terlihat seperti perekrutan yang bagus. Saya harap saya salah dan berharap dia nantinya menjadi pemain hebat dan tampil memukau," imbuh mantan pemain timnas Inggris ini.
Situasi Aneh Setan Merah
Menurut Nicky Butt, Manchester United berada dalam situasi aneh karena harus membayar seorang pemain yang menjadi pelapis dengan harga yang cukup mahal.
Namun, mantan pemain yang sempat membela Newcastle United itu menyadari bahwa Manchester United melihat potensi daripada kualitas pemain yang bersangkutan.
"Pemain muda ini baru bermain sekitar 10 pertandingan. Situasinya agak aneh. Ini bukan perekrutan yang membuat saya sangat antusias atau merasa sangat senang. Kita butuh pemain lini tengah yang bisa membuat tim jauh lebih baik," ujar Butt.
"Saya sebenarnya tidak suka mengkritik pemain muda atau pemain baru sebelum mereka membuktikan kemampuan mereka, tetapi dalam kasus ini, klub lebih memilih membeli potensi daripada pemain yang sudah terbukti kualitasnya," imbuhnya.
Emmanuel Petit Sebut Transfer Andrey Santos Seperti Pertaruhan
Sementara, mantan pemain Arsenal, Emmanuel Petit menyebut pilihan Manchester United mendatangkan Andrey Santos ibarat sebuah pertaruhan.