Apa itu file?
Pelatih asal Senegal, Babi Thiaw, mengakhiri kontroversi seputar kontraknya dengan Federasi Sepak Bola Senegal, dengan menegaskan bahwa kesepakatan akhir telah tercapai menjelang pertandingan penentu melawan Norwegia pada putaran kedua babak penyisihan grup Piala Dunia 2026.
Thiaw, 45 tahun, mengatakan dalam konferensi pers pada Minggu malam: “Kesepakatan telah tercapai. Memang butuh waktu lama, tetapi saya harus menjelaskan bahwa ini sama sekali bukan soal uang, melainkan soal prinsip dan rasa hormat.”
Pelatih asal Senegal itu, yang telah memimpin tim tanpa menandatangani kontrak resmi sejak penunjukannya, menambahkan: “Memang benar ada beberapa masalah yang muncul, tetapi baik itu terkait para pemain, staf teknis, federasi, atau bahkan saya secara pribadi, kami semua fokus pada pertandingan besok, yang merupakan hal terpenting.”
Ketegangan di dalam kamp
Pernyataan Thiaw ini muncul di tengah suasana tegang yang melanda kamp “Aswad al-Tiranga”, di mana kritik tajam bermunculan terkait kondisi akomodasi dan ketidakteraturan penyajian makanan bagi para pemain, yang memicu ketidakpuasan yang jelas di dalam rombongan Senegal.
Masalah kontrak Thiaw pun menonjol sebagai salah satu isu paling mendesak di dalam Federasi Sepak Bola Senegal, terutama menjelang pertandingan penentu melawan Norwegia yang akan dimulai dini hari Selasa.
Pertandingan Penentu
Timnas Senegal berupaya meraih kemenangan pertamanya di turnamen ini setelah hasil pada putaran pertama, dalam pertandingan yang mungkin akan menentukan nasib mereka dalam persaingan untuk lolos ke babak 32 besar Piala Dunia.
Perhatian kini tertuju pada kemampuan Thiaw untuk mengatasi krisis administratif dan fokus pada aspek teknis, di tengah tekanan yang semakin meningkat terhadap staf teknis dan administratif tim nasional Senegal.