Keputusan AS yang mengejutkan menjelang pertandingan Mesir melawan Iran!
Dalam langkah yang mengejutkan beberapa jam menjelang pertandingan penentu di Piala Dunia 2026, Kementerian Keamanan Dalam Negeri AS mengumumkan pelonggaran pembatasan yang diberlakukan terhadap tim nasional Iran, serta mengizinkan mereka masuk ke wilayah AS 48 jam sebelum pertandingan yang dinantikan melawan Mesir, dalam rangkaian pertandingan ketiga Grup 7.
Keputusan yang diungkapkan oleh juru bicara kementerian tersebut menetapkan bahwa rombongan Iran tetap wajib meninggalkan AS segera setelah pertandingan yang akan digelar pada Jumat malam waktu Seattle berakhir. Dengan demikian, tim nasional Iran akan meninggalkan kamp pelatihan mereka di Tijuana, Meksiko, hari ini, Rabu, menuju Seattle, sebagai persiapan untuk pertandingan yang menentukan tersebut.
Andrew Giuliani, Direktur Eksekutif tim Gedung Putih yang menangani urusan “FIFA”, mengungkapkan kepada kantor berita “Associated Press” — sebagaimana dilansir oleh jaringan “Sky News Arabia” — bahwa perpanjangan tersebut diberikan setelah “memantau jalannya dua penerbangan pertama… Jika semuanya berjalan lancar, kami akan memperpanjang masa tinggal satu hari tambahan mengingat lamanya waktu perjalanan”.
Perubahan ini, yang pertama kali diungkap oleh “NBC News”, terjadi bersamaan dengan negosiasi diplomatik antara Washington dan Teheran mengenai pengakhiran perang di Iran.
Tim nasional Iran telah berulang kali mengeluhkan pembatasan perjalanan yang memengaruhi persiapannya. Pada bulan Maret lalu, “FIFA” menolak permintaan untuk memindahkan pertandingannya ke Meksiko, namun kemudian menyetujui pemindahan kamp pelatihannya dari Tucson, Arizona, ke Tijuana.
Meskipun demikian, sejumlah pejabat tim dan anggota staf teknis dilarang mendampingi rombongan, dan dalam dua pertandingan sebelumnya di dekat Los Angeles, tim hanya diizinkan bepergian satu hari sebelum pertandingan. Hal ini dianggap oleh pelatih kepala Amir Qalaa Noy sebagai penyebab langsung yang memengaruhi performa tim, yang hanya mampu meraih hasil imbang 2-2 melawan Selandia Baru dan kekalahan tanpa gol dari Belgia.
Pihak Keamanan Menolak Tim Mesir Menginap di Seattle
Ibrahim Hassan, manajer timnas Mesir, telah menegaskan bahwa pihak keamanan menolak permintaan agar timnas menginap di kota Seattle sebagaimana yang direncanakan setelah pertandingan melawan Selandia Baru di Piala Dunia, sehingga rombongan timnas kembali ke kota Spokane.
Ibrahim Hassan menambahkan, dalam pernyataan resmi kepada Federasi Sepak Bola Mesir, bahwa tim nasional ingin langsung terbang ke Seattle untuk melindungi para pemain dari kelelahan akibat perjalanan yang terlalu sering, sebagai persiapan menghadapi pertandingan melawan Iran pada 26 Juni. Namun, setelah keputusan pihak keamanan tersebut, rombongan tim nasional Mesir kembali ke Spokane.