Seperti Apa Ciri Pacar Tipe "Golden Retriever"

Seperti Apa Ciri Pacar Tipe "Golden Retriever"

KOMPAS.com - Anjing ras golden retriever dikenal akan sifatnya yang sangat ceria, setia, dan penuh kasih sayang.

Belakangan ini, kriteria tersebut ramai digunakan di media sosial untuk menggambarkan tipe kekasih idaman, persis seperti pesona hangat yang dipancarkan oleh figur publik Travis Kelce atau Tom Holland.

Jika menelusuri TikTok, kamu akan dengan mudah menemukan banyak video pria tipe "golden retriever" yang terlihat gelisah mencari pasangannya di tengah keramaian.

Melihat kesetiaan dan kehangatan yang ditunjukkan, wajar jika banyak wanita mendambakan pria dengan sifat demikian.

Namun, sebelum kamu ikut mencari pasangan dengan kepribadian serupa, ada baiknya mempertimbangkan sisi lain dari sikap manis tersebut secara matang, seperti dilansir Real Simple, Jumat (3/7/2026).

Sisi positif dan negatif kekasih tipe "Golden Retriever"

Memberikan rasa aman secara emosional

Kelebihan utama dari pria tipe ini adalah mereka mampu memberikan rasa aman yang konsisten, sehingga kecemasan dan keraguan akan posisi kamu di hatinya berkurang drastis. Kamu bisa bebas berekspresi tanpa takut dihakimi sedikit pun.

"Tidak ada permainan pikiran yang melelahkan dengan tipe kepribadian ini," jelas terapis kesehatan mental, Brianna Paruolo, LCMHC.

Ketenangan dan perasaan aman ini bahkan bisa membuat pasangannya tidur lebih nyenyak.

"Ketika seseorang secara konsisten bersikap hangat, responsif, dan penuh kasih sayang, hubungan cenderung terasa lebih aman, sehingga memudahkan kedua orang untuk merasa puas," tambah psikolog klinis, Christie Ferrari, PsyD.

Namun sebagai efek sampingnya, sebagai kekasih kamu bisa jadi terlalu bergantung padanya untuk meredakan stres.

Kamu tetap harus berlatih menenangkan diri sendiri saat menghadapi tekanan, misalnya dengan mengatur napas atau mengucapkan afirmasi positif.

Sikap positif yang menular

Pria tipe ini selalu melihat sisi terbaik dari diri pasangannya dan setiap situasi. Mereka percaya bahwa kamu punya niat baik walau berbuat salah, serta setia membantu bangkit dari kegagalan.

Sayangnya, sifat terlampau santai ini kadang membuat mereka sengaja menghindari emosi yang rumit.

"Sering kali, pasangan mereka mungkin merasakan tekanan kuat untuk mengikuti sikap riang mereka," papar Romanoff.

Jika dibiarkan, harmoni ini lama-lama akan terasa palsu dan berujung pada kebencian yang menumpuk.

Ilustrasi pasangan. Banyak anak muda sulit membedakan cinta dan hubungan yang melelahkan, psikiater menjelaskan tanda relasi sehat agar Gen Z tidak terjebak hubungan toksik.a
Ilustrasi pasangan. Banyak anak muda sulit membedakan cinta dan hubungan yang melelahkan, psikiater menjelaskan tanda relasi sehat agar Gen Z tidak terjebak hubungan toksik.a

Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app