KM Makmur Jaya Mati Mesin akibat BBM Tercampur Air di Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi

KM Makmur Jaya Mati Mesin akibat BBM Tercampur Air di Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 150 penumpang KM Makmur Jaya dievakuasi setelah kapal tersebut mengalami gangguan mesin di perairan sebelah barat Dermaga Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Minggu (5/7/2026).

Komandan Regu (Danton) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Posko Kepulauan Seribu, Iwan Teja HKA, mengatakan bahwa KM Makmur Jaya berangkat dari Pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara, menuju Pulau Pramuka pada pukul 08.15 WIB.

"Pukul 09.55 WIB, kapal mengalami trouble dan dilakukan pengecekan oleh anak buah kapal (ABK). (Ditemukan) bahwa BBM kapal tercampur air. Di sebelah barat Pulau Pari, (Kapal KM Makmur Jaya) terombang-ambing di tengah laut kurang lebih 10 menit," jelas dia saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu.

Laporan mengenai insiden tersebut kemudian diterima petugas pada pukul 10.20 WIB.

"Pukul 10.25 WIB lintas sektor Pulau Pari menuju lokasi untuk mengevakuasi penumpang dan dibantu oleh warga Pulau Pari," ujar Iwan.

Dinas Perhubungan dan BPBD DKI Jakarta kemudian mengerahkan sejumlah kapal untuk mengevakuasi para penumpang.

Dinas Perhubungan mengerahkan Kapal Indra dan kapal patroli untuk mengevakuasi 63 penumpang. Sementara itu, BPBD mengerahkan Kapal Tangguh dan Kapal Tanggap untuk mengevakuasi 73 penumpang lainnya ke Pulau Pramuka.

Adapun 14 penumpang yang merupakan warga Pulau Pari tidak ikut dievakuasi ke Pulau Pramuka.

Setelah proses evakuasi selesai, seluruh penumpang menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju Pulau Pramuka.

"Pada pukul 10.30 WIB, seluruh penumpang dilakukan pemeriksaan kesehatan. Pada pukul 13.20 WIB, seluruh penumpang kapal di angkut menuju pulau sesuai dengan tujuannya Pulau Pramuka menggunakan kapal BPBD," ucap dia.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kerugian material akibat gangguan yang dialami KM Makmur Jaya diperkirakan mencapai sekitar Rp 50 Juta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Nikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS

Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.