Sensasi Jepang di Laga Ke-1.000 Piala Dunia, Jangan Remehkan Tim Asia

Sensasi Jepang di Laga Ke-1.000 Piala Dunia, Jangan Remehkan Tim Asia

KOMPAS.com - Jepang mencetak kemenangan bersejarah atas Tunisia. Penampilan Samurai Biru membuat sepak bola Asia kian dihormati di panggung Piala Dunia.

Jepang membabat Tunisia 4-0 dalam laga Grup F Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Meksiko, Sabtu (20/6/2026) atau Minggu siang WIB.

Gol-gol Daichi Kamada (3'), Ayase Ueda (31', 83'), dan Junya Ito (69') mengantar Jepang menang atas Tunisia dan menuai pencapaian historis.

Duel Tunisia vs Jepang menandai pertandingan ke-1.000 di sepanjang sejarah Piala Dunia. Dari 1.000 laga itu, wakil Asia terlibat dalam 151 pertandingan.

Jepang pun jadi kebanggaan Asia. Mereka merupakan wakil AFC pertama yang mencetak empat gol atau lebih dalam sebuah laga Piala Dunia 2026.

Kemenangan atas Tunisia juga jadi catatan penting bagi sang pelatih Samurai Biru, Hajime Moriyasu.

Moriyasu kini jadi pelatih Jepang dengan koleksi kemenangan terbanyak di ajang Piala Dunia, yakni tiga. Rekor itu bisa dipertajam mengingat Samurai Biru masih menyisakan satu laga kontra Swedia di Grup F.

"Saya tidak tertarik dengan rekor pribadi saya. Selama ini kami juga telah mengalami banyak kekalahan yang menyakitkan," ujar Hajime Moriyasu dilansir dari Hochi, usai laga kontra Tunisia.

"Kami selalu memasuki setiap pertandingan dengan tekad untuk menang. Ke depannya juga kami ingin terus memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan."

"Bersama para pemain, saya ingin terus menorehkan sejarah bagi Jepang, terus menantang diri, dan meraih hasil agar semakin banyak orang dapat merasakan perkembangan Jepang," ujarnya menjelaskan.

Penampilan Jepang membuktikan bahwa sepak bola Asia tak bisa lagi diremehkan.

Pada pekan pertandingan pertama Piala Dunia 2026, wakil-wakil Asia sempat mengukir catatan tak terkalahkan sampai kemudian Irak dibekuk Norwegia 1-4.

Namun, Irak juga memberikan perlawanan sengit dalam laga tersebut. Sampai menit ke-75, duel masih ketat dan Irak hanya tertinggal 1-2 dari Norwegia.

Tim-tim dari Asia sekarang tak boleh dipandang dengan sebelah mata. Pelatih Perancis, Didier Deschamps menegaskan hal itu.

Setelah membabat Senegal 3-1 pada laga pertama Grup I, Perancis kini tengah bersiap meladeni Irak di Stadion Philadelphia, Senin (22/6/2026) atau Selasa dini hari WIB.

"Jangan pernah memandang mereka adalah tim kecil. Tak boleh ada dari kalian yang berpikir bahwa laga kan mudah karena kita adalah Timnas Perancis," ujar pelatih Perancis kepada para pemainnya jelang laga melawan Irak.

"Mereka adalah tim bagus. Mereka melakukan hal simpel. Tapi mereka melakukannya dengan bagus,

"Formasi 4-4-2 yang solid dengan dua raksasa di depan. Mereka punya pemain yang cukup bagus secara teknis. Mereka terorganisasi, disiplin. Mereka akan melawan," ujar Deschamps mewanti-wanti pemainnya untuk respek kepada Irak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang